24/11/2016
by Admin
0 comments

Magister Pendidikan Fisika Siap Gelar Seminar Nasional dan Temu Alumni

Panitia SPFA 2016 foto bersama dengan Pimpinan Redaksi Kedaulatan Rakyat Drs. Octo Lampito sebagai salah satu media partner. Dari kiri ke kanan: Dr. Dwi Sulisworo (pengarah), Dr. Muh. Toifur (Ketua), Drs. Octo Lampito, Yudhiakto Pramudya, Ph.D., Dewi Parwanti (bendahara), dan Muhammad Firdaus (Ketua Panitia Mahasiswa Magister)

Panitia SPFA 2016 foto bersama dengan Pimpinan Redaksi Kedaulatan Rakyat Drs. Octo Lampito sebagai salah satu media partner.
Dari kiri ke kanan: Dr. Dwi Sulisworo (pengarah), Dr. Muh. Toifur (Ketua), Drs. Octo Lampito, Yudhiakto Pramudya, Ph.D., Dewi Parwanti (bendahara), dan Muhammad Firdaus (Ketua Panitia Mahasiswa Magister)

Magister Pendidikan Fisika sebagai program studi tertua di Program Pascasarjana UAD akan menyelenggarakan Seminar Pendidikan Fisika, Fisika dan Aplikasinya (SPFA) 2016 pada Sabtu (26/11/2016). Seminar tersebut akan diikuti oleh lebih dari 300 peserta yang terdiri dari dosen, guru, mahasiswa, dan juga praktisi: peneliti, yang menggeluti bidang Fisika dan Pendidikan Fisika.

Adapun yang melatarbelakangi diselenggarakannya seminar tersebut menurut Dr. Muh. Toifur, M.Si. Kaprodi Magister Pendidikan Fisika sekaligus sebagai Ketua Panitia SPFA 2016 adalah dikarenakan fisika yang merupakan pondasi dari setiap cabang ilmu yang ada nampaknya belum bisa menjadi primadona di negeri ini. Fisika masih dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat. Bahkan lebih gawat fisika dipandang bagai momok yang teramat menakutkan terlebih bagi siswa menengah. Fisika hanya diajarkan sebatas penyelesaian soal saja, bukan sebagai ilmu yang fundamental. Fisika yang semacam ini perlu untuk direvolusi agar stigma negatif masyarakat tentang fisika bisa lambat laun terkikis.

“Fisika harus ditempatkan pada bagian terpenting dalam sebuah pemikiran. Fisika harus bisa menyelesaikan permasalahan yang ada dimasyarakat, fisika harus mampu menjadi ujung tombak perubahan bangsa ini agar semakin maju. Fisika harus diajarkan secara kontekstual, agar fisika itu bisa benar-benar nyata keberadaannya. Sehingga masyarakat akan bisa menerima kehadiran dan bisa mencintai fisika,” harapnya.

Toifur menambahkan bahwa melalui kegiatan ini kita bangun kesadaran bahwa fisika tak hanya sekedar ilmu hitung, tak hanya sekedar ilmu eksakta. Namun fisika adalah ilmu yang fundamental, dasar dari segala cabang ilmu. Sebagai dasar, tentunya fisika harus bisa menyelesaikan setiap persoalan yang ada untuk kemajuan bangsa.

Yudhiakto Pramudya, Ph.D. sekretaris panitia menyampaikan bahwa yang akan hadir menjadi keynote speaker (pembicara utama) adalah Prof. Ir. Lilik Hendrajaya, M.Sc., Ph.D. dosen Fisika FMIPA ITB yang akan menyampaikan materi tentang Peran Pembelajaran Fisika untuk Penguasaan Sumber Daya Alam Indonesia dan Prof. Dr.rer.nat. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc. dosen Fisika FMIPA ITS Surabaya yang akan menyampaikan Studi Komparasi Pembelajaran Fiiska di Jerman dan di Indonesia.

Pada hari Minggu (27/11/2016) akan dilanjutkan dengan kegiatan Temu Alumni Magister Pendidikan Fisika. Temu alumni diselnggarakan dengan tujuan untuk tetap menjaga hubungan baik lembaga dengan para alumni, penguatan jaringan, menjaring berbagai masukan dari alumni untuk pengembangan dan peningkatan layanan Magister Pendidikan Fisika, serta untuk penguatan lembaga Himpunan Alumni Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (HAPSADA) Magister Pendidikan Fisika.

Kegiatan tersebut kerjasama Magister Pendidikan Fisika dengan Himpunan Mahasiswa Magister Pendidikan Fisika. Ketua Panitia Mahasiswa dijabat oleh Muhammad Firdaus. (dans)

17/11/2016
by Admin
0 comments

HM2TIF MTI UAD 2016 Merupakan Sebuah Keniscayaan

Makrab dan Pembentukan HM2TIF MTI UAD 2016Apresiasi yang tinggi diberikan oleh Kaprodi MTI UAD Sunardi, S.T., M.T., Ph.D. kepada Staf Pengajar dan mahasiswa di Lingkungan MTI UAD yang berkenan hadir dalam rangkaian acara Malam Keakraban (MAKRAB) dan Pembentukan Himpunan Mahasiswa S2 Teknik Informatika (HM2TIF) MTI UAD 2016. Bertempat di Hotel Wijaya 3 Kawasan Wisata Kaliurang Yogyakarta 12-13 November 2016 acara dibuka dengan agenda pembentukan HM2TIF MTI UAD yang dihadiri oleh staf di lingkungan MTI dan Pascasarjana UAD antara lain: Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D., DR. Imam Riadi, M. Kom., Rusydi Umar, S.T., M.T., Ph.D., Eko Aribowo, M.Kom., Danang Sukantar, S.Pd., Eddy Irawan, S.Kom., Vita Ari Fatmawati, S.Kom. serta mahasiswa MTI UAD Angkatan 1 dan 2.

Selengkapnya baca dilink berikut: http://mti.uad.ac.id/hm2tif-mti-uad-2016-merupakan-sebuah-keniscayaan/

Kegiatan lainnya sebagai rangkaian kegiatan tersebut adalah keakraban. Baca beritanya dilink berikut: http://mti.uad.ac.id/keakraban-mti-uad-2016/

17/11/2016
by Admin
0 comments

Informasi Pendaftaran PMB Pascasarjana UAD Genap 2016/2017

Program Pascasarjana UAD kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang akan menempuh studi lanjut jenjang magister (s2) untuk 9 program studi:

  1. Magister Pendidikan Fisika (MPFIS)
  2. Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI)
  3. Magister Manajemen Pendidikan (MP)
  4. Magister Pendidikan Matematika (MPMAT)
  5. Magister Pendidikan Vokasi (MPV)
  6. Magister Psikologi Sains (MPSI)
  7. Magister Farmasi (MFAR)
  8. Magister Teknik Informatika (MTI)
  9. Magister Manajemen (MM)

Pendaftaran secara online dapat dilakukan mulai hari ini: 1 November 2016 melalui: PENDAFTARAN ONLINE PMB PPS UAD

Setelah mengisi data pendaftaran online selanjutnya diprintout. Lembar printout untuk melakukan transaksi pembayaran uang pendaftaran di bank yang ditunjuk UAD yaitu BRI di seluruh cabang dan unit di seluruh Indonesia. Besarnya uang pendaftaran adalah Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah), kecuali Magister Farmasi uang pendaftaran sebesar Rp 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Selanjutnya bukti pembayaran diserahkan/dikirimkan beserta dengan persyaratan lain ke petugas PMB di Kantor BAA Jln. Kapas No. 9 Yogyakarta atau di staf TU program studi masing-masing.

Persyaratan lain yang dimaksud meliputi:

  1. Fotokopi ijazah dan transkrip yang dilegalisir
  2. Fotokopi akta kelahiran/KK
  3. Curriculum Vitae
  4. Paffoto berwarna terbaru ukuran 2×3 dan 3×4 masing-masing sebanyak 4 lembar
  5. Salinan sertifikat TOEFL
  6. Surat keterangan sehat dari dokter bagi pendaftar Magister Farmasi
  7. Surat izin dari pimpinan bagi yang sudah bekerja

Blangko kelengkapan dapat di download: dokumen-kelengkapan-pendaftaran-pmb-pascasarjana

Jadwal PMB Pascasarjana Genap 2016/2017 : jadwal_pmb_pasca_genap-2016-2017_final

11/11/2016
by Admin
0 comments

Workshop Penulisan Karya Ilmiah bagi Guru DIY

Pembicara sedang menyampaikan materi di acara workshop bagi guru matematika

Pembicara sedang menyampaikan materi di acara workshop bagi guru matematika

mpmat-9

Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta menyelenggarakan workshop penulisampmat-8n karya ilmiah bagi 40 guru matematika SMP dan SMA/SMK se-Kota Yogyakarta. Workshop juga diikuti oleh mahasiswa Magister Pendidikan Matematika Angkatan Pertama sejumlah 16 mahasiswa, dengan tujuan untuk membantu guru khususnya di wilayah DIY dalam menulis karya ilmiah untuk meningkatkan kompetensi mereka.

“Kompetensi guru di DIY khususnya mapel matematika untuk menulis karya ilmiah masih rendah. Atas masukan dari berbagai pihak, maka UAD menyelenggarakan workshop ini dengan harapan dapat membantu mereka untuk membuat karya ilmiah. Yang sudah punya hasil penelitian, membantu mereka untuk membuat artikel,” kata Ketua Program Studi Magister Pendidikan Matematika (MPMAT) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dr. Suparman, M.Si., DEA.

Beberapa kendala yang dihadapi guru antara lain menentukan topik, menentuakan metodologi penelitian, kurangnya referensi yang up to date. “Guru akan dibantu dengan model mind mapp oleh Dr. Dwi Sulisworo sebelum melakukan penulisan. Dengan mengumpulkan dan mengembangkan penelitian dan masalah-masalah kesehariannya,” terangnya.

Guru juga didorong untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi, sebagai sarana untuk mendapatkan informasi dan menyampaikan informasi. Guru harus familiar dengan berbagai media yang tersedia di sekolah maupun yang dimilikinya.

Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T. sebagai pemateri menyampaikan bahwa publikasi dalam jurnal ilmiah harus menjadi target dalam menulis karya ilmiah. “Kami akan bantu para guru untuk dapat menulis dengan benar dan mempublikasikan karya ilmiahnya,” lanjutnya.

Suparman Kaprodi MPMAT berharap para guru dapat meningkatkan kompetensi sebaik-baiknya untuk meraih karir yang setinggi-tingginya. Para guru jangan hanya puas sebagai guru, tetapi sebisa mungkin menjadi pakar. “Kalau tulisan banyak dirujuk, maka lambat-laun akan menjadi pakar. Pagi samppai siang bisa menjadi guru, sore hingga malam bisa nyambi jadi dosen,” tambahnya untuk memotivasi para peserta. (dans)

02/11/2016
by Admin
0 comments

Pelatihan Literasi bagi Mahasiswa Program Pascasarjana UAD

Zulfa Erlin M., S.IP. sedang memandu peserta pada pelatihan literasi di Ruang Literasi Kampus 3 UAD.

Zulfa Erlin M., S.IP. sedang memandu peserta pada pelatihan literasi di Ruang Literasi Kampus 3 UAD.

Kemajuan teknologi telah banyak menggeser berbagai jenis layanan akademik yang sebelumnya diberikan secara manual atau off line, sekarang sebagian besar telah dilayani secara online. Berkas-berkas yang dulu terlihat bertumpuk-tumpuk di kantor, lambat laun sudah tidak perlu lagi, semua data dapat dikirim, disimpan secara elektronik, masuk database di komputer. Dokumen dapat diakses dari mana saja, yang penting ada jaringan internet.

Begitu juga dalam hal literatur, yang dulu buku, jurnal, majalah, koran berjajar rapi di almari perpustakaan, tetapi sekarang telah mulai bergeser, literatur dapat diperoleh dengan mudah dengan mencari di internet, baik dengan jurnal yang gratis maupun yang berbayar, baik dengan yang berlangganan maupun tidak, bisa dilakukan kapan saja 24 jam.

Perpustakaan UAD atau biasa disebut Pusat Sumber Belajar (PSB) yang dipimpin oleh Drs. Tedy Setiadi, M.T. menangkap perubahan tersebut, mulai 2014 sudah mengatur agar penyerahan skripsi maupun tesis dilakukan secara online, mahasiswa mengupload sendiri, petugas perpustakaan akan memverifikasi jikalau skripsi atau tesis telah diupload. Bukti verifikasi dipergunakan sebagai salah satu syarat mahasiswa dapat mendaftar yudisium kelulusan. Info tentang program unggah mandiri dapat dilihat di: http://digilib.uad.ac.id/berita/Berita/detail/32/informasi-unggah-mandiri-tugas-akhir-mahasiswa

Tunggal Pribadi salah satu tentor menunjukkan beberapa alamat digital library.

Tunggal Pribadi salah satu tentor menunjukkan beberapa alamat digital library.

Dalam rangka memberikan layanan yang maksimal, PSB UAD memberikan pelatihan literasi secara gratis kepada mahasiswa Program Pascasarjana UAD. Pelatihan diberikan agar mahasiswa program pascasarjana UAD dapat memanfaatkan digital library (perpustakaan digital) sebagai salah satu layanan akademik yang diberikan oleh UAD untuk para mahasiswa. Untuk dapat memanfaatkan media tersebut, mahasiswa perlu dibekali ilmu pengetahuan agar dapat dimanfaatkan secara maksimal mungkin, benar, dan bertanggung jawab. Pelatihan literasi semester Gasal 2016/2016 pada Sabtu (29/10/2016) diikuti oleh mahasiswa Magister Pendidikan Fisika di ruang Literasi Kampus 3 Jln. Prof. Dr Supomo, S.H. Pelatihan disampaikan oleh Zulfa Erlin M., S.IP. dibantu oleh Tunggal Pribadi.

Tampak peserta antusias dalam mengikuti pelatihan.

Tampak peserta antusias dalam mengikuti pelatihan.

Materi berisi tentang tata cara memperoleh literatur dari jurnal-jurnal bereputasi nasional maupun internasional yang dapat diakses secara gratis maupun yang berbayar, bagaimana menulis sitasi dari internet, dan lain-lain. Beberapa web digital library yang disampaikan adalah:  http://digilib.uad.ac.id/; http://eprints.uad.ac.id/ ; ke perputakaan digitalnya LIPI http://www.pdii.lipi.go.id/ ; The Publication Index (IPI) atau Portal Garuda http://id.portalgaruda.org/ ; Perpustakaan Nasional RI di http://perpusnas.go.id/beranda/ ; http://jogjalib.com/

“Dengan adanya pelatihan literasi ini supaya mahasiswa mengetahui dan dapat mencari refensi yang dibutuhkan. Sayang kalau mempunyai jurnal online maupun local content tetapi tidak dimanfaatkan,” jelas Tunggal (dans).

18/10/2016
by Admin
0 comments

Kuliah Umum, Lokakarya, dan Workshop tentang Grounded Theory Bersama Prof. Malin Eriksson

Prof. Malin Eriksson saat menyampaikan materi Grounded Theory didampingi Dr. Elli Nurhayati, M.Si., Psikolog sebagai moderator.

Prof. Malin Eriksson saat menyampaikan materi Grounded Theory didampingi Dr. Elli Nurhayati, M.Si., Psikolog sebagai moderator.

Magister Psikologi Program Pascasarjana UAD menghadirkan Prof. Malin Eriksson, Ph.D. pada Kuliah Umum dan Lokakarya untuk dosen dan mahasiswa program magister dan program sarjana. Prof. Malin Eriksson adalah Professor in Social Epidemiology. Epidemiology and Global Health Unit, Department of Public Health and Clinical Medicine, Faculty of Medicine, Umea University, Umea, Sweden. Beliau adalah salah satu promotor Dr. Elli Nurhayati, M.Si., Psikolog Dosen Magister Psikologi Profesi UAD, yang pada acara tersebut bertindak sebagai moderator.

Acara dibuka oleh Dr. Siti Urbayatun, S.Psi., M, Si, Psikolog Kaprodi Magister Psikologi Profesi, kemudian dialnjutkan dengan presentasi. Presentasi disampaikan oleh Prof. Malin Eriksson, Ph.D. sebagai narasumber tunggal pada acara tersebut. Workshop dihadiri oleh lima puluh dosen UAD. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan, dilanjutkan dengan workshop Introduction to Grounded Theory.

prof-malin2

Grounded theory (teori dasar) merupakan salah satu model pendekatan penelitian kualitatif yang sedang berkembang sangat pesat beberapa tahun terakhir ini, baik dari sisi kuantitas maupun bidang studi  yang menggunakannya. Awalnya hanya bidang sosiologi saja yang menggunakan teori ini, tetapi dalam perkembangan berikutnya sudah berkembang ke bidang-bidang lain, seperti pendidikan, psikologi, ekonomi, sejarah, politik, agama, dan lain-lain.(dans)

17/10/2016
by Admin
0 comments

Orientasi dan Kuliah Perdana bagi Mahasiswa Baru Magister Pendidikan Vokasi (MPV)

Dr. Dwi Sulisworo saat menyampaikan sambutan dan pembekalan bagi mahasiswa baru MPV UAD dalam program Orintasi dan Kuliah Perdana, didampingi Kaprodi MPV Dr. Jumintono, M.Pd. dan Danang Sukantar sebagai moderator.

Dr. Dwi Sulisworo saat menyampaikan sambutan dan pembekalan bagi mahasiswa baru MPV UAD dalam program Orintasi dan Kuliah Perdana, didampingi Kaprodi MPV Dr. Jumintono, M.Pd. dan Danang Sukantar sebagai moderator.

Kamis (13/10/2016) bertempat di Kampus 2 Unit B UAD Jln. Pramuka Yogyakarta, Program Studi Magister Pendidikan Guru Vokasi (Magister Pendidikan Vokasi/MPV) menyelenggarakan penyambutan mahasiswa baru dengan kegiatan Orientasi dan Kuliah Perdana. Acara diikuti oleh maba MPV UAD Angkatan Pertama sejumlah 7 orang, dosen MPV terdiri dari Dr. Jumintono, Dr. Tri Kuat, Dr. Budi Santosa, Dr. Bambang Noor Kristiyanto, dan Dr. Muchlas, M.T. yang juga sebagai Wakil Rektor I UAD.

Acara dimulai pukul 13.00 WIB dan berakhir 16.00 WIB, diawali dengan sambutan Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T. Wakil Direktur Program Pascasarjana UAD. Wadir PPs UAD menyampaikan beberapa pesan untuk mahasiswa baru agar mereka bersemangat untuk menuntut ilmu, memanfaatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan diri, jangan hanya rutinitas kuliah, ujian, mengerjakan tugas, tetapi harus aktif dalam berbagai forum ilmiah baik di dalam dan Luar Negeri dengan menjadi pemakalah. Pesan untuk dosen dan pengelola MPV agar dapat melibatkan mahasiswa dalam penelitian payung. Hal tersebut penting untuk menunjang nilai akreditasi.

orientasi-maba-mpv

Sambutan berikutnya oleh Dr. Jumintono, M.Pd. Kaprodi MPV yang menyampaikan bahwa mahasiswa harus mengikuti seluruh aktivitas yang telah diprogramkan oleh MPV. Dengan mengikuti seluruh aktivitas yang telah dirancang sebelumnya oleh MPV, maka akan dapat tercapai target kuliah selesai dalam 3 semester dengan tetap terjamin kualitasnya. “Anda harus sudah menyiapkan judul tesis sejak sekarang, konsentrasi mana yang dipilih harus ditentukan, masuk semester 2 harus siap seminar proposal, pengambilan data; semester 3 penyusunan tesis. Anda tinggal olah data, diujikan, revisi, selesai,” demikian pesan Dr. Joe.

Selaras dengan Dr. Joe, Dr. Muchlas, M.T. sebagai dosen MPV yang juga Wakil Rektor I UAD menyampaikan bahwa prodi MPV menargetkan sebelum mahasiswa lulus sudah akan mengajukan akreditasi, harapannya pada saat mahasiswa lulus sudah meraih minimal nilai akreditasi B. Supaya hasil dapat tercapai maka beberapa hal yang sudah dan akan dilakukan adalah penelitian dosen, penulisan jurnal ilmiah dosen di berbagai forum ilmiah baik dalam maupun Luar Negeri, berbagai kerjasama dengan instansi, dunia industri, dan lain-lain. Mahasiswa MPV harus aktif dalam berbagai seminar baik lokal, regional, nasional maupun internasional. Program internasional merupakan program wajib diikuti oleh mahasiswa, pembayarannya sudah termasuk pada pembayaran kuliah.

Kuliah Perdana

Dr. Budi Santosa saat menyampaikan materinya.

Dr. Budi Santosa saat menyampaikan materinya.

Kuliah perdana disampaikan oleh Dr. Budi Santosa dengan judul Pendidikan Kejuruan bagi Semua. Budi menyampaikan bahwa Pendidikan untuk Semua (education for all) yang dicanangkan oleh UNESCO (2007) memiliki kecenderungan global: sustained economic growth, increasing, inequalities, rapid urbanization, health concerns, knowledge economies. Di negara kita program wajib belajar 9 tahun bertujuan: menurunkan secara signifikan jumlah penduduk yang buta aksara; meningkatkan perluasan pendidikan anak usia dini; menurunkan kesenjangan partisipasi pendidikan antar kelompok masyarakat dengan memberikan akses yang lebih besar kepada kelompok masyarakat yang selama ini kurang dapat terjangkau oleh layanan pendidikan seperti masyarakat miskin, masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan, terpencil dan kepulauan.

“Salah satu permasalahan pendidikan kejuruan saat ini, yaitu belum tersosialisasikannya secara merata pentingnya pendidikan kejuruan bagi pertumbuhan ekonomi dan dinamika sosial. Melalui pendekatan pendidikan kejuruan untuk semua/vocational education for all, diharapkan seluruh lapisan masyarakat akan menyadari  pentingnya pendidikan kejuruan, sehingga peranan dan partisipasi masyarakat terhadap perkembangan pendidikan kejuruan semakin bertambah, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas SDM dan daya saing Bangsa Indonesia tercinta,” demikian Dr. Budi menguraikan dengan lengkap. (dans)

15/10/2016
by Admin
0 comments

S2 MTI UAD Siap Menjadi Program Studi Unggul

Workshop yang dilaksankan oleh MTI UAD dihadiri oleh Dosen-Dosen MTI, Kepala Kantor PPs UAD dan Wakil Rektor I UAD

Workshop yang dilaksankan oleh MTI UAD dihadiri oleh Dosen-Dosen MTI, Kepala Kantor PPs UAD dan Wakil Rektor I UAD

Magister Teknologi Informasi (MTI) UAD merupakan prodi yang masih baru di lingkungan Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan. SK Pendirian MTI UAD per tanggal 19 Januari 2016 memberikan hak legalitas bagi MTI UAD untuk dapat memulai kegiatan akademik. Sebagai prodi baru ada beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh MTI UAD guna mendukung kegiatan perkuliahan.

Bertempat di Mangrove Inn, Kepulauan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah pada tanggal 23-25 September 2016 dilaksanakan workshop yang dihadiri oleh Dosen MTI UAD yakni, Sunardi, S.T.,M.T.,Ph.D. (Kaprodi MTI), Dr. Abdul Fadlil, M.T., Anton Yudhana,S.T.,Ph.D., Dr. Imam Riadi, M.Kom., Eko Aribowo, M.Kom, serta dihadiri pula oleh Dr. Muchlas, M.T. (Wakil Rektor I) dan Danang Sukantar, S.Pd. (Kepala Kantor Pascasarjana UAD).

Pada workshop tersebut Dr. Muchlas, M.T. selaku Wakil Rektor I Universitas Ahmad Dahlan memberikan beberapa arahan terkait kegiatan akademik di MTI UAD. Dr. Muchlas, M.T. juga menyampaikan bahwa MTI UAD diharapkan mampu menjadi Prodi unggulan dan mampu diminati secara luar biasa.

“Melihat minat masyarakat yang semakin tinggi untuk menempuh studi di S2 MTI UAD, saya yakin prodi ini akan menjadi salah satu prodi unggulan di Pascasarjana UAD. SDM yang dimiliki handal semua, itu modal angat berharga. Untuk itu, seluruh proses dan aktivitas harus dijalankan dengan baik. Serius dan berkualitas,” demikian pintanya dengan nada tegas. (vaf ed.dans)

08/10/2016
by Admin
0 comments

Orientasi dan Kuliah Perdana bagi Mahasiswa Baru Magister Pendidikan Matematika

Dr. Suparman, DEA. didampingi Dr. Dwi Sulisworo saat menyampaikan materi kuliah perdana.

Dr. Suparman, DEA. didampingi Dr. Dwi Sulisworo saat menyampaikan materi kuliah perdana.

Program Pascasarjana UAD pada saat ini memiliki sepuluh program studi, tiga diantaranya adalah program studi baru, yaitu Magister Pendidikan Matematika (MPMAT), Magister Pendidikan Guru Vokasi (MPV), dan Magister Manajemen (MM).

Sabtu (01/10/2016) bertempat di Meeting Room Kampus 2 Unit B Jln. Pramuka Yogyakarta, Magister Pendidikan Matematika menyelenggarakan orientasi dan kuliah perdana bagi mahasiswa baru Angkatan I (Semester Gasal 2016/2017). Kegiatan diikuti oleh 16 mahasiswa baru, para dosen MPMAT antara lain Dr. Supinah dari LPTK Matematika, Dr. Julan Hernandi, H. Sugiyarto, Ph.D., Dr. Suprapto, dihadiri oleh Kaprodi/Ketua Tim Penyiapan Prodi, Wakil Direktur dan Kepala Kantor Program Pascasarjana, serta para staf.

Kuliah Perdana

Kuliah perdana disampaikan oleh Dr. Suparman, DEA. sebagai pengelola prodi MPMAT yang menyampaikan tentang kurikulum, berbagai  kebijakan untuk membuat mahasiswa MPMAT UAD memiliki daya saing yang kompetitif/unggul dalam berbgai aspek, termasuk kewajiban untuk memiliki karya ilmiah berlevel internasional. “Kami akan membekali Anda kemampuan menulis dan presentasi bukan hanya di level nasional tetapi target kita adalah internasional. Kami memiliki SDM yang dapat mewujudkan tujuan tersebut. Lulusan MPMAT UAD harus beda, kita harus unggul,” tegasnya.

Foto Bersama: peserta orientasi bagi mahasiswa baru Magister Pendidikan Matematika PPs UAD foto bersama usai kegiatan.

Orientasi bagi Mahasiswa Baru

Orientasi berisi penjelasan tentang berbagai layanan akademik antara lain layanan administrasi, sistem perkuliahan, praktikum, kunjungan ilmiah wajib ke Luar Negeri. Perkenalan dengan masing-masing dosen, perkenalan mahasiswa, kunjungan ke ruang kuliah, ruang diskusi, ruang dosen, perpustakaan, ruang administrasi dan pimpinan prodi, laboratorium. Dalam kunjungan tersebut mahasiswa menunjukkan sikap yang sangat senang karena fasilitas yang tersedia seperti hotel.

pilihan_web_mhspilihan-unt-web

“Semua fasilitas disini, termasuk lingkungannya yang ada gazebo, taman seperti hotel, karena ini memang bekas hotel/wisma yang dibeli UAD dan disulap menjadi kampus,” Dr. Suparman menjelaskan kepada para mahasiswa. (dans)

06/10/2016
by Admin
0 comments

Kuliah Tamu MTI: Meneliti dengan Sepenuh Hati

Bertempat di Auditorium Kampus 3 UAD pada tanggal 15 September 2016 diselenggarakan kuliah tamu : Meneliti dengan Sepenuh Hati yang disampaikan oleh Ir. Muhammad Kunta Biddinika, M.Eng., D.Eng. (Tokyo Institute of Teknology Jepang). Kuliah tamu tersebut dihadiri oleh mahasiswa S1 Teknik Kimia, mahasiswa S2 MTI UAD, Dr. Zahrul Mufrodhi, M.T. (Teknik Kimia S1) dan Sunardi, S.T., M.T., Ph.D.(Kaprodi MTI UAD). Kuliah tamu ini diselenggarakan sebagai pengantar penelitian bagi mahasiswa.

Ir. Muhammad Kunta Biddinika, M.Eng., D.Eng. Menyampaikan Materi pada Kuliah Tamu

Ir. Muhammad Kunta Biddinika, M.Eng., D.Eng. Menyampaikan Materi pada Kuliah Tamu

Ir. Muhammad Kunta Biddinika, M.Eng., D.Eng. menyampaikan beberapa budaya yang dilakukan oleh mahasiswa di Tokyo Institute of Teknology Jepang antara lain :

  • Penelitian dilakukan secara berkelompok, yang sering disebut laboratory (lab), meeting lab dilakukan sekali dalam seminggu .
  • Pengaruh dominan dari Professor (Supervisor).
  • Senioritas sangat kuat, rekomendasi dan saran dari senior sangat berpengaruh.
  • Adanya penekanan pada Publikasi Ilmiah.
  • Presentasi dan diskusi dalam penelitian di kedepankan.

Baca selengkapnya di: http://mti.uad.ac.id/kuliah-tamu-meneliti-dengan-sepenuh-hati/

04/10/2016
by Admin
0 comments

UAD Membuat Banyak Lompatan Dalam Hidup Saya

Diyah Puspitarini, S.Pd., M.Pd. Alumni Magister Manajemen Pendidikan UAD, Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiah 2016-2020.

Diyah Puspitarini, S.Pd., M.Pd.
Alumni Magister Manajemen Pendidikan UAD, Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiah 2016-2020.

Kuliah di Magister Manajemen Pendidikan (S2 MP) Program Pascasarjana UAD membuat Diyah Puspitarini merasa sangat berkesan. “Setelah lulus, tiap kali masuk ke kampus UAD, rasanya ingin menangis. Saya selalu kangen pada UAD,” ungkapnya. “UAD telah membuat lompatan dalam hidup saya yang sangat luar biasa,” tambahnya.

Lompatan pertama, “Kunjungan ke Luar Negeri pada Mei 2013 melalui program academic excursion yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana UAD. Itu adalah kunjungan pertama saya ke Luar Negeri, “ujarnya. Dan, pengalaman pertama itu sangat berkesan,  mampu membuka wawasan baru, membuatnya lebih berani dan percaya diri. Diyah juga menyampaikan bahwa dia belajar banyak dari Pak Dwi (Dr. Dwi Sulisworo, M.T.). Diyah menceriterakan bahwa Pak Dwi adalah inspiring leader, sebagai pimpinan rombongan memberikan begitu banyak pelajaran berharga, bagaimana memanaj 36 peserta kunjungan dengan baik, menjaga suasana selalu cair meski ada masalah tertentu tetapi mampu diselesaikan dan dikomunikasikan dengan baik. Kemampuan Beliau berkomunikasi dan memandu acara, mendampingi para mahasiswa dan peserta lainnya dalam setiap kunjungan, sharing ilmu dalam berbagai kesempatan, adalah ilmu yang sangat berharga. Berbekal pengalaman dan bekal keilmuan tersebut, tahun berikutnya (2014) Diyah berani menyelenggarakan student exchange bersama kepala sekolah serta 10 siswa-siswinya berkunjung ke Malaysia. Dan saat ini, kerjasama sudah dilakukan dengan beberapa sekolah di Malaysia, dan telah menerima kunjungan balasan. “Belum lama ini kami juga menerima kunjungan untuk program pembelajaran dari dosen dan mahasiswa University Saint Anthony  (USANT, Filipina). Ini juga berkat bantuan dan kerjasama dengan UAD,” ungkapnya.

Lompatan kedua, “Pada saat kuliah diajar oleh dosen-dosen yang luar biasa. Saya masih ingat saat Bu Aliyah (Prof. Dr. Aliyah Rasyid Baswedan) menyampaikan bahwa menghadapi hal yang baru itu, seperti naik mobil di jembatan layang Lempuyangan (tanjakan kemudian menurun). Kita belum tahu tentang apa yang ada di depan. Yang perlu kita lakukan adalah terus maju, tetap tenang, optimis bisa, dan selalu berhati-hati,” kata Diyah. Kita jangan takut, bahkan anti dengan hal baru, justru harus dicoba, pelajari dengan baik, semangat untuk perubahan, dan selalu optimis bahwa kita bisa dan akan menjadi lebih baik. “Itu sangat inspiratif, dan benar-benar mampu mendorong semangat saya untuk berani mencoba. Tesis saya tentang pengembangan, dan itu baru pertama kalinya di S2 MP UAD. Awalnya saya sempat ragu, tetapi ingat dengan pesan Bu Aliyah tersebut, maka saya berani mencoba, dan akhirnya bisa,” dia sampaikan dengan penuh semangat.

Lompatan ketiga, “Begitu selesai yudisium dan saya dinyatakan lulus,  tidak menunggu usai wisuda, saya diamanahi menjadi Kepala Sekolah di SMP Muhammadiyah 2 Depok, Sleman untuk periode 2014-2018,” lanjut perempuan berkacamata minus tersebut kepada Kabar UAD. Saya berani menerima amanah tersebut dengan berbekal ilmu dan pengalaman selama kuliah di UAD. “Menjadi kepala sekolah SMP termuda se-Kabupaten Sleman, merupakan kebanggaan sekaligus tantangan tersendiri,” ucapnya. Dia menggagas membangun sekolah berbasis lingkungan (sekolah adiwiyata). Dan gagasan itu hanya didiskusikannya dengan staf pengajar di UAD. Program tersebut sangat berhasil mengubah SMP Muhammadiyah 2 Depok yang  sebelumnya belum apa-apa menjadi sekolah yang diminati oleh para siswa serta orang tua, begitu juga kepercayaan lingkungan sekitar juga semakin meningkat. Kunjungan dari berbagai pihak juga semakin banyak termasuk dari Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kerjasama untuk mewujudkan gagasan tersebut kami lakukan dengan program studi Pendidikan Biologi UAD sampai sekarang. “Alhamdulillah, sekolah kami sekarang berubah total, menjadi sekolah yang sangat diminati, menjadi salah satu kebanggaan Muhammadiyah. Guru-guru juga makin bersemangat, pola pikirnya berubah dengan mau menelaah, mau berubah untuk menuju kemajuan. Dan saat ini, sedang menuju Sekolah Adiwiyata Nasional,” kata Diyah yang menjelaskan tentang gagasan dan realisasinya secara panjang lebar.

Lompatan keempat, Pada 28 Agustus 2016, Diyah Puspitarini  menerima amanah untuk menjadi Ketua Umum Nasyiatul Aisyiah (NA) periode 2016-2020. “Tidak terbayangkan sebelumnya bahwa akan terpilih menjadi Ketua Umum NA. Menjadi kandidat saja sudah mengejutkan, apalagi sampai terpilih. Banyak kader-kader lainnya yang lebih baik, namun karena itu adalah amanah, maka saya siap untuk mengembannya,” ujarnya dengan penuh penghayatan. Dengan melihat pengalaman-pengalaman kepemimpinan NA sebelumnya bahwa background keilmuan pimpinan biasanya akan banyak mewarnai gerak langkah NA berikutnya, maka kedepan NA akan lebih banyak fokus pada bidang pendidikan. Hal tersebut didukung oleh SDM yang ada di NA yang sebagian besar sebanyak 70% didominasi oleh pendidik (10% dosen), sisanya pengusaha, dan lainnya.

UAD adalah University Life

“Saya sangat terkesan dengan UAD, meski hanya studi Magister selama dua tahun, akan tetapi sangat banyak ilmu yang didapatkan. UAD telah menjadi university life (universitas kehidupan),” kata Diyah. Hubungannya sebagai alumnus S2 MP dengan para dosen serta pengelola masih terus terjalin dengan baik. Jika ada hal-hal yang terkait dengan ide atau bahkan masalah tertentu, Diyah masih berkonsultasi dengan para dosen. “Alhamdulillah selalu diberikan saran dan masukan, beberapa laternatif  yang solutif,” sambungnya. Sehingga proses belajar meski sudah lulus terus berlangsung. Berbagai masukan, saran, serta bimbingan dari dosen UAD berimbas pada pola pikir para guru di SMP Muhammadiyah 2 Depok yang dipimpinnya. “Kami lebih berani untuk menyampaikan ide-ide besar untuk kemajuan sekolah. Pola pikir kami berkembang sangat pesat, dan itu berimbas pada berbagai prestasi siswa yang terus meningkat,”kata Diyah.

“Kami berharap UAD secara terus-menerus memberikan pendampingan dan bimbingan kepada kami, melanjutkan berbagai kerjasama untuk kemajuan sekolah sehingga dapat menjadi sekolah unggulan yang menjadi kebanggaan Persyarikatan Muhammadiyah,” demikian harapan Diyah Puspitarini mengakhiri wawancara dengan Kabar UAD. (dans)

31/08/2016
by Admin
0 comments

Penyakit Kanker Makin Tinggi, Penelitian Antikanker Terus Ditingkatkan

Dr. Rizka Andalucia, MARS., M.Pharm., Apt dari RS Dharmais Jakarta saat memaparkan tentang kanker dan antikanker dalam kuliah perdana semester gasal TA 2015/2016 di Magister Farmasi (27/8/2016)

Insidensi dan prevalensi kanker yang tinggi dan semakin meningkat mendorong penelitian antikanker.  Rumah Sakit Dharmais sebagai rumah sakit yang fokus pada pasien kanker memiliki pengalaman yang sangat luas terkait obat dan pengobatan kanker.  Atas dasar hal tersebut, maka Prodi Farmasi S2 mengundang Dr. Rizka Andalucia, MARS., M.Pharm., Apt untuk memaparkan tentang kanker dan antikanker dalam kuliah perdana semester gasal TA 2015/2016.

Kaprodi S2 Farmasi Dr. Laela Hayu Nurani, M.Si., Apt. dan Dekan Farmasi Dr. Dyah Aryani Perwitasari, Ph.D., Apt. beserta para peserta kuliah perdana.

Kaprodi S2 Farmasi Dr. Laela Hayu Nurani, M.Si., Apt. dan Dekan Farmasi Dr. Dyah Aryani Perwitasari, Ph.D., Apt. beserta para peserta kuliah perdana.

Kuliah perdana dilakukan pada Sabtu 27 Agustus 2016 di Ruang Auditorium D Kampus 3  UAD, Jl. Prof. Dr. Soepomo, SH., Janturan, Warungboto, Umbuharjo, Yogyakarta.  Kuliah perdana diikuti oleh seluruh mahasiswa Farmasi S2 sebanyak 104 mahasiswa, termasuk mahasiswa baru semester gasal TA 2015/2016 berjumlah 42 orang.  Hadir memberi sambutan adalah Dekan Fakultas Farmasi UAD Dr. Dyah Aryani Perwitasari, M.Si., Ph.D., Apt. yang menyampaikan perlunya penanganan individual untuk pasien kanker.  Direktur Program Pascasarjana Prof. Dr. Achmad Mursyidi, M.Sc., Apt. juga menyampaikan perlunya kerjasama antara institusi dan instansi tempat lulusan akan mengaplikasikan ilmunya.

Kegiatan berikutnya yang dilakukan adalah pencermatan kurikulum atas masukan dari  Dr. Rizka dari RS  Dharmais sebagai tempat Praktek Kerja Mahasiswa minat Klinik di semester 2. Kegiatan ini dipimpin oleh Kaprodi Farmasi S2 Dr. Laela Hayu Nurani, M.Si., Apt. Dalam kegiatan ini diberikan masukan perbedaan level pembelajaran S1, Profesi Apoteker, dan S2 khususnya terkait pembelajaran kanker.  Tambahan  untuk program S2 adalah pencermatan interaksi dan monitoring pemakaian obat kanker.