25/09/2017
by Admin
0 comments

KAPITALISME RELIGIUS: PERADABAN ISLAM MASA DEPAN?

Suwarsono Muhammad saat menyampaikanmateri pada Studium Generale bagi Mahasiswa Semester Gasal 2017/2018 PPs UAD di Auditorium Kampus 3 UAD (Foto:Ardi)

Judul tersebut merupakan judul makalah Drs. H. Suwarsono Muhammad, M.A. saat menyampaikan materi pada Studium Generale (Kuliah Umum) bagi 288 Mahasiswa Baru Semester Gasal 2017/2018 Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan di Auditorium Kampus 3 UAD Yogyakarta (16/9/2017). Suwarsono adalah Penasehat dan Pengelola Jurnal KPK pada 2013-2017, Anggota Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dosen FE UII, Praktisi Penyehatan Organisasi, dan saat ini adalah pembelajar Peradaban Islam.

“Kenapa harus menggunakan istilah kapitalisme, tentu karena istilah itu sudah familiar di masyarakat, agar masyarakat tertarik untuk membacanya,”terang Suwarsono.

Suwarsono mengungkapkan bahwa strategi rekonstruksi dan peradaban Islam – dalam tema tersebut merupakan pokok kajian yang amat licin, disamping telah dikenali sebagai pokok persoalan yang amat sulit dibahas – medan pendakian yang terjal.  Bahkan bisa menjadi sumber untuk mendapatkan label yang amat negatif ketika justru dianggap (dipersepsikan) melenceng.  Tidak jarang dijumpai tanggapan yang agak emosional, setidaknya terkesan kurang rasional.

Suwarsono melanjutkan bahwa posisi terpuruk peradaban Islam yang telah berlangsung cukup lama – sudah beberapa abad dan masih terus berlangsung hingga kini – sepertinya diakui oleh sebagian besar umat Islam.  Tidak terkecuali sebagian besar umat Islam Indonesia.  Pernyataan posisi itu lebih mudah dirasakan dan dipahami jika diletakkan dalam konteks perbandingan dengan posisi beberapa peradaban yang lain, khususnya peradaban dominan dunia (yang mungkin dalam proses menurun) dan peradaban lain yang sedang berada dalam posisi pasang naik, yakni Barat dan China.  Pengakuan itu perlu disyukuri karena dengan ketulusan pengakuan itu justru membuka peluang untuk memperbaikinya.  Penolakan (denial) bukan merupakan pilihan sikap yang tepat ketika kinerja peradaban dalam posisi begitu rendah, sekalipun tidak dipungkiri mungkin ada sebagian kecil umat Islam yang memilih sikap tersebut: menolak.  Rekonstruksi peradaban baru mungkin dirancang dan diimplementasikan ketika sudah terlebih dahulu ada pengakuan kekalahan, secara emosional dan rasional.

“Mengritisi tentang peradaban Islam saat ini dalam kondisi terpuruk, hampir pada titik nadir, salah-salah bisa dianggap sebagai pemikiran yang melenceng. Bisa-bisa ada yang ngamuk, marah. Hal tersebut, karena ada yang belum menyadarinya,” ungkap dosen FE UII tersebut.

Tulisan berikutnya menjelaskan bahwa penurunan peradaban Islam itu sudah demikian dekat dengan titik nadirnya: cenderung semakin kritis.  Setidaknya belum ditemukan tanda-tanda signifikan yang menunjukkan ada perputaran arah (turnaround) pergerakan:  belum kembali pada posisi pasang naik atau sekedar berhenti pada titik rendah tertentu.  Pergerakannya terlihat terus menurun dengan tingkat akselerasi yang tinggi, sepertinya telah tidak lagi tersedia sisa energi setidaknya untuk memperlambat proses kejatuhan.  Jika tidak segera dijumpai tanda-tanda kebangkitan bukan tidak mungkin inilah periode terakhir dari serangkaian krisis yang telah berlangsung dan mengarah pada kehancuran total.  Sungguh sebuah tragedi yang memilukan dan tidak diinginkan.

Menanggapi hal tersebut Rahmad Huda mahasiswa S2 Manajemen Pendidikan, menyampaikan pertanyaan, “Bagaimana membangun Islam agar dapat mengejar ketertinggalan?”

Suwarsono menjelaskan bahwa ada beberapa strategi, yakni konsentrasi membangun basis-basis ekonomi;  Orang Islam juga harus berani bekerja yang tidak populer; Pastikan strategi yang jitu, tidak perlu publikasi tentang apa-apa yang telah dilakukan dan apa saja yang akan dilakukan; Lakukanlah secara damai, revolusi damai, dan hiduplah berdampingan dengan peradaban negara lain; dan Jika sudah kaya, harus tetap religius, salah satu bentuknya adalah makin rajin bersedekah. (dsk)

15/09/2017
by Admin
0 comments

Ini Judul Artikel yang Baik Menurut Tole Sutikno

Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan Workshop Penulisan Artikel Terindeks Scopus II. Kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari workshop penulisan sebelumnya, dengan pemateri yang berbeda. Pada workshop pertama pemateri disampaikan oleh Iwan Tri Riyadi Yanto, S.Si., MIT. dosen muda dari Prodi Sistem Informasi FMIPA UAD (http://pascasarjana.uad.ac.id/workshop-penulisan-artikel-terindeks-scopus/) . Workshop kedua diikuti oleh dosen dan mahasiswa yang memiliki artikel siap publikasi diisi oleh Tole Sutikno, Ph.D. Tole adalah dosen Teknik Elektro dan dosen Magister Teknik Informatika yang juga pengelola Jurnal TELKOMNIKA.

Tole menyampaikan bahwa judul yang baik mencakup hal-hal sebagai berikut.

  1. Condenses the paper’s content in a few words (Memadatkan isi artikel dalam beberapa kata)
  2. Captures the readers’ attention (Merebut/menawan perhatian pembaca)
  3. Differentiates the paper from other papers of the same subject area (Membedakan artikel kita dari artikel lain dari area subjek yang sama).

“Judul artikel yang baik itu padat, jangan seperti judul skripsi, tesis, ataupun disertasi yang biasanya panjang-panjang. Tetapi harus padat, berisi. Tetapi ya jangan terlalu pendek, apalagi bagi pemula. Kecuali bagi penulis yang sudah sangat dikenal, maka judl yang simpel saja dicari banyak orang, dan dijadikan rujukan,’ jelas Tole.

Lebih lanjut, Tole menyampaikan bahwa hal lain yang perlu diperhatikan dalam membuat judul adalah judul dapat memberikan daya tarik bagi pembacanya. “Judul mesti menawan, dapat merebut perhatian pembaca”, katanya.

26/08/2017
by Admin
0 comments

Workshop Penulisan Artikel Terindeks Scopus

Iwan Tri Riyadi Yanto, S.Si., MIT. saat menyampaikan materi pada workshop penulisan artikel terindeks scopus.

Kampus 2B UAD (26/08/2017) – Program Pascasarjana UAD menyelenggarakan Workshop Penulisan Artikel Terindeks Scopus dengan pemateri Iwan Tri Riyadi Yanto, S.Si., MIT. Workshop diperuntukkan bagi dosen di lingkungan pascasarjana UAD.

Dr. Dwi Sulisworo Wakil Direktur Pascasarjana yang juga sebagai moderator menyampaikan bahwa tujuan kegiatan tersebut untuk mendorong para dosen di Pascasarjana UAD agar meningkatkan karya ilmiah yang dipublikasikan secara internasional dan menargetkan agar artikel yang dipublikasikan dapat terindeks scopus.

“Karena mahasiswa dituntut untuk melakukan publikasi internasional, maka para dosen pun harus punya pengalaman yang cukup dalam publikasi internasional. Jangan sampai dosen tidak paham dengan hal-hal terkait jurnal internasional dan trik-trik untuk dapat menembus jurnal yang terindeks scopus,” kata Dwi Sulisworo.

Iwan Tri Riyadi Yanto adalah dosen muda yang cukup kaya pengalaman dalam hal publikasi yang terindeks  scopus. Terdapat 26 karya yang sudah terindeks, dan saat ini sudah ada 5 karya yang antri untuk dipublikasikan.

Iwan TR Yanto menyampaikan bahwa batyak sekali pengelola jurnal internasional baik yang gratis maupun yang berbayar. “Kita harus hati-hati untuk memilih. Usahakan yang tidak berbayar. Kalau tidak berbayar, baik peringkatnya, dan artikel Bapak Ibu lolos berarti memang bagus. Jangan mudah patah semangat adalah salah satu kuncinya. Saya pernah mengalami satu artikel direview sampai 14 kali revisi. Tidak apa-apa, karena supervisor tidak mau kualitas artikel kita itu asal-asalan. Itu menyangkut kredibilitas yang bersangkutan,” ungkap Iwan. (dsk)

07/08/2017
by Admin
0 comments

Penerimaan Dosen Tetap Universitas Ahmad Dahlan Tahun 2017 Gelombang II

Melengkapi Informasi Penerimaan Dosen Tetap Universitas Ahmad Dahlan di Harian Kedaulatan Rakyat, 5 Agustus 2017 disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Rincian Persyaratan;
  2. Calon peserta wajib mengisi form online mulai 7 Agustus 2017;
  3. Riwayat hidup dan surat pernyataan ;
  4. Berkas lamaran dapat dikirim langsung ke Panitia Penerimaan Dosen Tetap di Bidang PSDM UAD Gedung ITC Jalan Kapas 9 Semaki Yogyakarta paling akhir kami terima 19 Agustus 2017 (cap pos).

Info lengkap ada di: http://psdm.uad.ac.id/penerimaan-dosen-tetap-universitas-ahmad-dahlan-tahun-2017-gelombang-ii/

25/07/2017
by Admin
0 comments

Beasiswa bagi Mahasiswa Baru Magister Pendidikan Matematika UAD

Sebagai wujud rasa syukur, maka UAD menawarkan Program Beasiswa Studi Lanjut di Magister Pendidikan Matematika Program Pascasarjana UAD sebagai berikut.

  1. Program Beasiswa UAD sebesar 50% dari SPP bagi Alumni UAD 5 tahun terakhir dari prodi S1 Pendidikan Matematika maupun S1 Matematika yang berpredikat Cumlaude.
  2. Program Beasiswa UAD sebesar 50% dari SPP bagi yang bekerja di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
  3. Program Beasiswa UAD sebesar 25% dari SPP diberikan bagi yang tidak masuk kriteria 1 maupun 2, dengan IPK minimal 3,00.
  4. Kuota Program Beasiswa UAD maksimal untuk 15 orang.
  5. Beasiswa diberikan selama 3 (tiga) semester yaitu dari Semester 1 s.d. Semester 3.

Konsultasi Pendaftaran dapat menghubungi: Dr. Suparman DEA. HP. 081328201198 ; Hotline Pascasarjana UAD di 087838271960 atau ke Humas Pascasarjana 081328873893.

Pendaftaran Online langsung klik link berikut: http://pmb-online.uad.ac.id/v2/index.php/login

25/07/2017
by Admin
0 comments

Pendaftaran PMB Pascasarjana UAD Tahap III Berakhir 18 Agustus 2017

Kami sampaikan bahwa Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan membuka kesempatan bagi Saudara yang berminat menempuh Studi Lanjut Program Magister (S2) dengan 10 pilihan program studi. Silakan KLIK untuk memilih prodi yang diminati sebagai berikut.

Tata Cara Pendaftaran ONLINE, sebagai berikut:
1. Klik Menu “PENDAFTARAN
2. Silahkan Login untuk mendaftar PMB atau Register/Daftar Akun jika belum mempunyai Akun.
3. Pilih Program Studi yang dipilih
4. Isikan data dengan lengkap dan benar . Bila belum ada data silakan isikan angka nol. Pastikan syarat-syarat memenuhi kriteria, pilihan jalur pendaftaran dan pilihan program studi sudah sesuai (bila ada kesalahan uang pendaftaran tidak bisa dikembalikan/dialihkan). Apabila isian sudah sesuai, selanjutnya silakan SIMPAN, kemudian Print Out.
5. Bukti Print Out dipergunakan untuk membayar biaya pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB UAD) di bank BRI (seluruh Indonesia), BPD DIY atau membayar langsung di tempat pendaftaran. Biaya pendaftaran semua jalur S2: Rp. 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) kecuali S2 Farmasi Rp. 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).
6. Menyerahkan/mengirimkan berkas-berkas sesuai persyaratan pilihan di program studi yaitu:
1. Penyerahan berkas secara langsung atau dikirim via pos ke Panitia PMB UAD d.a. Kantor BAA di Jln. Kapas 9 Semaki Yogyakarta 55166 atau ke program studi masing-masing.
2. Dikirim melalui email: pmb@uad.ac.id dan di-cc ke: pasca@uad.ac.id (berkas asli tetap harus dikirim)
3. Berkas diterima selambat-lambatnya sesuai batas akhir pada Jadwal PMB PPs UAD Gasal 2017/2018;
4. Infomasi hasil verifikasi diumumkan di http://pmb.uad.ac.id dua hari setelah berkas persyaratan diterima Panitia PMB UAD.
Download:
Biaya _Pendidikan_di_Pascasarjana_T.A. 20172018
• Jadwal_PMB_Pasca_Gasal 2017-2018_10prodi

19/07/2017
by Admin
0 comments

Pelatihan Pengelolaan Evaluasi Studi untuk Layanan Prima

Peserta pelatihan pengelolaan program evaluasi studi bersama Direktur, Kepala Kantor, dan Pemateri

Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan pelatihan pengelolaan evaluasi studi pada program sistem informasi akademik bagi seluruh staf program studi S2.  Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 13 Juli 2017 bertempat di Laboratorium Riset Teknik Informatika Universitas Ahmad Dahlan kampus 3.

Opening sekaligus pemandu acara oleh Danang Sukantar, M.Pd. Kepala Kantor Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan. Beliau menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya pelatihan ini data-data mahasiswa Program  Pascasarjana akan lebih valid dan terkelola dengan baik sehingga pelayanan prima yang diharapkan oleh stakeholder yang diberikan oleh para staf akan lebih meningkat. Direktur Program Pascasarjana UAD Prof. Dr. Achmad Mursyidi, M. Sc., Apt. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini dan berharap seluruh staf program studi dapat belajar untuk meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan sistem informasi yang ada khususnya dalam pengelolaan data evaluasi studi sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kualitas dari Program Pascasarjana itu sendiri.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi pelatihan oleh Muhammad Akhsan, S. Kom. dan Sugriyono, S. Kom. Selain diberi modul pelatihan yang berisi tata cara pemanfaatan menu evaluasi studi pada program sistem informasi akademik, peserta juga diajarkan praktek langsung. Dalam pelatihan ini juga dikemukakan kendala-kendala yang dihadapi selama ini dalam mengelola data mahasiswa yang ternyata sangat kompleks sehingga diharapkan kerjasama dari semua pihak untuk mengurangi bahkan menghilangkan kendala-kendala tersebut sehingga terciptanya sistem informasi akademik yang baik.

“Pelatihan ini disiapkan dan dikemas dengan sangat baik. Kami berdua kaget. Semoga dengan keseriusan dalam penyelenggaraan pelatihan akan berimbas dalam keseriusan dalam pengelolaan evaluasi studi (ES) oleh staf,” Sugriyono mengharapkan. Sugri demikian panggilannya melanjutkan “Kunci keberhasilan program ini adalah jika proses transaksi akademik dari mulai KRS, Nilai, Kurikulum, Tugas Akhir, sampai dengan Proses Kelulusan ter-update  dengan baik”.

Vita Ari Rahmawati, S. Kom., salah satu peserta pelatihan menyampaikan bahwa pelatihan pemanfaatan sistem informasi yang ada di Universitas Ahmad Dahlan seperti ini harus lebih konsisten untuk diselenggarakan. Dengan pelatihan seperti ini staf akan lebih mahir dalam menggunakan menu-menu dalam sistem informasi yang ada. Selain itu juga dalam rangka agar staf Program Pascasarjana up to date untuk mengikuti perkembangan sistem informasi di Universitas Ahmad Dahlan jika terjadi pembaharuan sistem.  Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat oleh Danang Sukantar, M. Pd. kepada pemateri. (hsn)

17/07/2017
by Admin
0 comments

Pengelolaan Evaluasi Studi untuk Efisiensi dan Efektivitas

Kampus 3 UAD (13/7/2017) – Program Pascasarjana UAD menyelenggarakan pelatihan pengelolaan evaluasi studi dengan program Sistem Informasi Akademik (SIA) UAD bagi seluruh tenaga kependidikan di lingkungan PPs UAD.

Pelatihan diberikan oleh Muhammad Akhsan, S.Kom. dan Sugriyono, S.Kom. (Tim Biskom UAD) diikuti oleh staf pascasarjana dengan penuh antusias dari siang hingga sore hari.

Dalam sambutannya Direktur PPs UAD Prof. Dr. Achmad Mursyidi, M.Sc., Apt. menyampaikan harapan agar peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan dan menerapkan program dengan baik.

“Kedepan, keunggukan institusi diukur oleh tingkat keunggulan, kecanggihan, kemampuan suatu warga dalam institusi tersebut dapat menguasai teknologi informasi,” jelas Prof. Mursyidi.

Sugriyono menyampaikan bahwa proses evaluasi studi dapat diproses jika aktivitas sebelumnya sudah diproses dengan baik. ” Sebagai contoh. Jika ada keterlambatan input nilai, maka tidak akan dapat memproses evaluasi studi. Secara otomotis.”, terangnya.

“Program ini akan dapat dilakukan pada tiap semester, dengan anggaran yang sangat efisien dan sangat efektif dalam memberikan informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan,”ungkap Dr. Dwi Sulisoworo dalam komentar di medsos. (dsk)

14/06/2017
by Admin
0 comments

Dibuka Prodi S2 Pendidikan Agama Islam UAD

UAD Jogja – Kasubdit Pengembangan Akademik Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Dr. H. Mamat Salamet Burhanuddin, M.Ag. didampingi Kasi. Pengembangan Prodi Dr. Abdul Mukti Bisri, M.Ag, hadir di UAD menyerahkan Surat Keputusan Kemenag RI Nomor 2587/2017 tentang Izin Penyelenggaraan Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI) pada Rabu (24/5/2017).

Surat Keputusan diterima langsung oleh Rektor UAD Dr. Kasiyarno, M.Hum. yang didampingi oleh para Wakil Rektor, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, Dekan Fakultas Agama Islam, para Kaprodi dilingkungan FAI, dosen S2 PAI, serta staf.

Dalam sambutannya Dr. Mamat menyampaikan pesan dan harapan agar S2 PAI UAD menjaga kualitas dengan sebaik-baiknya, dan dapat menjadi program studi unggulan baik oleh UAD maupun Kemenag RI.

“Selenggarakan pendidikan dengan mengutamakan kualitas, jangan biasa-biasa saja asal terima mahasiswa dan asal lulus. Seleksi dengan baik, didik dengan baik, sehingga menghasilkan lulusan yang kualitasnya baik,” demikian Dr. Mamat sampaikan di Ruang Sidang Utama Kampus 1 UAD.

“Mahasiswa jangan hanya dibekali ilmu agama sebagai pengetahuan saja, tetapi  bagaimana ilmu agama itu dapat menjadi bagian terpenting dalam bersikap, berperilaku dan beramal sholeh,” kata Dr. Mamat.

Sementara itu Rektor UAD Dr. Kasiyarno berharap program  studi S2 PAI dapat menjadi prodi andalan dan unggulan.

“Saya yakin animo untuk S2 PAI ini akan cukup banyak. Saya berharap pengelola untuk cancut tali wondo agar prodi ini cepat berkembang dan dalam waktu 1,5 tahun dapat mengajukan akreditasi,” demikian pinta Dr. Kasiyarno.

Rektor menambahkan agar prodi baik itu staf dan dosen dapat memberikan layanan yang bermutu agar mahasiswa merasa puas.

“Jika mereka puas dengan layanan kita, maka akan menyampaikan ke saudara, teman, masyarakat, dengan kesadaran sendiri, tidak perlu diminta. Sehingga biaya promosi bisa ditekan, dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lain,” demikian tambahnya.

Dengan dibukanya prodi S2 PAI, maka Program Pascasarjana UAD saat ini memiliki 11 program studi. Sepuluh prodi lainnya adalah S2 PBI, S2 Pendidikan Fisika, S2 Manajemen Pendidikan, S2 Pendidikan Vokasi, S2 Pendidikan Matematika, S2 Psikologi Sains, S2 Psikologi Profesi, S2 Farmasi, S2 Teknik Informatika, dan S2 Manajemen (MM). (DSK)

10/05/2017
by Admin
0 comments

Penerimaan Mahasiswa Baru PPs UAD Gasal 2017/2018

Kami sampaikan bahwa Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan membuka kesempatan bagi Saudara yang berminat menempuh Studi Lanjut Program Magister (S2) dengan 10 pilihan program studi. Silakan KLIK untuk memilih prodi yang diminati sebagai berikut.

Tata Cara Pendaftaran ONLINE, sebagai berikut:
1. Klik Menu “PENDAFTARAN
2. Silahkan Login untuk mendaftar PMB atau Register/Daftar Akun jika belum mempunyai Akun.
3. Pilih Program Studi yang dipilih
4. Isikan data dengan lengkap dan benar . Bila belum ada data silakan isikan angka nol. Pastikan syarat-syarat memenuhi kriteria, pilihan jalur pendaftaran dan pilihan program studi sudah sesuai (bila ada kesalahan uang pendaftaran tidak bisa dikembalikan/dialihkan). Apabila isian sudah sesuai, selanjutnya silakan SIMPAN, kemudian Print Out.
5. Bukti Print Out dipergunakan untuk membayar biaya pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB UAD) di bank BRI (seluruh Indonesia), BPD DIY atau membayar langsung di tempat pendaftaran. Biaya pendaftaran semua jalur S2: Rp. 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) kecuali S2 Farmasi & S2 Psikologi Profesi Rp. 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).
6. Menyerahkan/mengirimkan berkas-berkas sesuai persyaratan pilihan di program studi yaitu:
1. Penyerahan berkas secara langsung atau dikirim via pos ke Panitia PMB UAD d.a. Kantor BAA di Jln. Kapas 9 Semaki Yogyakarta 55166 atau ke program studi masing-masing.
2. Dikirim melalui email: pmb@uad.ac.id dan di-cc ke: pasca@uad.ac.id (berkas asli tetap harus dikirim)
3. Berkas diterima selambat-lambatnya sesuai batas akhir pada Jadwal PMB PPs UAD Gasal 2017/2018;
4. Infomasi hasil verifikasi diumumkan di http://pmb.uad.ac.id dua hari setelah berkas persyaratan diterima Panitia PMB UAD.
Download:
Biaya _Pendidikan_di_Pascasarjana_T.A. 20172018
• Jadwal_PMB_Pasca_Gasal 2017-2018_10prodi

26/04/2017
by Admin
0 comments

S2 PBI UAD Menjadi Target Kunjungan dari Perti Lain

Para peserta Kunjungan dari STKIP PGRI Bandar Lampung foto bersama Wakil Direktur, Kaprodi S2 PBI, Dosen Pendamping.

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris S1 STKIP PGRI Bandar Lampung mengunjungi Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris UAD pada hari Sabtu (22/4/2017) dalam rangka program Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Rombongan berjumlah 51 orang yang terdiri dari 49 orang mahasiswa dan 2 orang dosen pendamping. Rombongan dipimpin oleh Dr. Akhmad Sutiyono, M.Pd. dan Dr. Imam. Kunjungan yang keduakalinya ini diterima oleh Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T. (Wakil Direktur Program Pascasarjana UAD),  Dr. R. A. Noer Doddy I., M.Hum. (Ketua Program Studi S2 PBI), serta beberapa dosen S2 PBI UAD.

 Tujuan kunjungan ke Pascasarjana UAD ini adalah untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Bandar Lampung tentang program S2 PBI UAD. S2 PBI UAD dipandang memiliki kualitas lulusan yang baik terbukti dengan adanya 8 alumni STKIP PGRI Bandar Lampung yang telah lulus dari program S2 PBI UAD dan saat ini mereka telah menjadi dosen di beberapa perguruan tinggi di Pulau Jawa maupun di Sumatra. Dua orang alumni STKIP PGRI Bandar Lampung saat ini juga sedang menempuh pendidikan di program S2 PBI UAD pada semester 3. Salah satu alumni STKIP PGRI Bandar Lampung yang telah menyelesaikan studi lanjutnya di S2 PBI adalah Purna Wiratna, S.Pd, M. Pd. yang saat ini juga telah berkarir sebagai dosen di STKIP PGRI Bandar Lampung. Purna begitu biasa dipanggil merupakan salah satu peserta program kerja sama internasional antara S2 PBI UAD dengan University of Saint Anthony (USANT) Filipina yang menyelesaikan tesisnya di Filipina dan menjadi lulusan dengan predikat cumlaude pada tahun 2014.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur Program Pascasarjana UAD menyampaikan bahwa Program Pascasarjana UAD memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk mengikuti berbagai program baik yang bertaraf nasional maupun internasional di bidang penelitian, pengabdian, seminar, dan penulisan jurnal. Mahasiswa yang dapat memanfaatkan program tersebut akan mendapatkan dua keuntungan. Pertama, keuntungan untuk meningkatkan kemampuan di bidang penelitian dan penulisan jurnal ilmiah serta kemampuan presentasi ilmiah dengan Bahasa Inggris akan lebih terasah. Kedua, secara finansial mahasiswa akan memperoleh subsidi dari universitas yang dapat dipergunakan untuk memaksimalkan pengembangan keilmuannya. Kaprodi S2 PBI UAD, Dr. R. A. Noer Doddy I., M.Hum. juga menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap semakin banyak lulusan STKIP PGRI Bandar Lampung yang studi lanjut di S2 PBI UAD. Beliau juga menambahkan bahwa biaya kuliah di PPs UAD masih sangat terjangkau apalagi biaya hidup di Yogyakarta yang relatif murah. Semua mahasiswa diberi kesempatan yang sama untuk dapat mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh S2 PBI UAD.

Pada kesempatan tanya jawab, salah satu peserta dari STKIP PGRI Bandar Lampung, Firman, menanyakan tentang syarat untuk bisa mengikuti program internasional. Noer Doddy menanggapi bahwa sejak semester satu, mahasiswa sudah diberi informasi terkait program-program internasional yang bisa diikuti dan mahasiswa yang memiliki kemampuan yang sesuai kriteria yang telah ditentukan akan diarahkan untuk dapat mengikuti program tersebut. Kemampuan yang harus dimiliki mahasiswa yang ingin mengikuti program internasional mencakup kemampuan penulisan proposal, kemampuan penulisan artikel ilmiah, dan kemampuan presentasi. Selanjutnya pada semester 3, paper maupun proposal tesis mahasiswa yang akan mengikuti program internasional akan diseleksi dan mahasiswa yang lolos akan diikutsertakan dengan biaya kuliah dari UAD namun biaya hidup dan lainnya ditanggung sendiri. Dengan berbagai keuntungan studi lanjut di S2 PBI UAD tersebut diharapkan akan semakin banyak lulusan STKIP PGRI Bandar Lampung yang studi lanjut di S2 PBI UAD.

“Meski UAD tidak menyediakan beasiswa untuk studi S2 di PBI, tetapi berbagai aktivitas serta program unggulan yang ditawarkan oleh prodi ini telah mampu menjadikan daya tarik bagi masyarakat untuk melanjutkan studinya di S2 PBI UAD,” terang Dwi Sulisworo. (HSN & DSK)

10/04/2017
by Admin
0 comments

Kuliah Yang Menyenangkan, Kami Bangga Sebagai Alumni

Pelepasan Wisuda Program Pascasarjana UAD Periode 1 April 2017

Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (PPs UAD) berhasil meluluskan 67 mahasiswa dalam wisuda periode 1 April 2017. Seperti tradisi yang sudah ada, sehari sebelum berlangsungnya prosesi wisuda di Gedung Jogja Expo Center, Program Pascasarjana selalu menggelar acara pelepasan wisuda. Acara pelepasan digelar pada Jumat (31/3/2017) bertempat di meeting room Universitas Ahmad Dahlan kampus 2Unit B. Hadir dalam acara tersebut Rektor, Wakil Rektor III dan IV, Direktur PPs UAD, para kaprodi S2, calon wisudawan/ wisudawati dan keluarga serta kolega. Dalam pelepasan tersebut terdapat 30 lulusan dengan predikat cumlaude (dengan pujian), 30 sangat memuaskan, dan 7 berpredikat memuaskan.

Prosesi pelepasan dibuka dengan sambutan dari Dr. Kasiyarno, M.Hum. Rektor Universitas Ahmad Dahlan. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa dengan adanya mahasiswa yang mengikuti program-program bertaraf internasional telah memberikan efek yang positif terhadap tingkat kepercayaan diri mereka dan berharap semoga program seperti itu harus terus dikembangkan. Rektor mengapresiasi program akademik yang dilakukan di Luar Negeri sebagai program unggulan di prodi-prodi Pasacasarjana UAD.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan calon wisudawan/ wisudawati. Ade Irma dari program studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris yang tercatat sebagai lulusan dengan IPK tertinggi yaitu 3,98 diamanahi untuk mewakili teman-temannya. Ade Irma salah satu peserta dari 8 peserta yang menyelesaikan tesisnya program internasional di Philipina. Dalam sambutannya, Ade, sapaan akrabnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada kedua orang tuanya, para dosen dan staf serta teman-teman seperjuangannya. Ia juga merasa sangat terharu bisa mencapai prestasi yang luar biasa tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Achmad Mursyidi, M. Sc. Apt. selaku direktur Program Pascasarjana UAD juga memberikan penghargaan dan piagam kepada calon wisudawan/ wisudawati yang berpredikat cumlaude. Beliau menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang mereka capai dan berharap selalu menjaga nama baik almamater mereka. Acara pelepasan berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan acara makan bersama.

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualias pelayanan, dalam acara tersebut PPs UAD juga meminta testimoni maupun kritik dan saran kepada semua calon wisudawan/ wisudawati. Kebanyakan berpendapat bahwa kuliah di PPs UAD sangat menyenangkan, mereka bangga menjadi alumni UAD, layanan yang diberikan sudah profesional, kualitas pengajaran, pengajar serta perkembangan ide penelitian sudah baik namun mereka sepakat perlu adanya peningkatan fasilitas di lingkungan kampus. Karyati, calon wisudawati dari prodi Psikologi Sains menuliskan bahwa “Selama menimba ilmu Psikologi Sains di UAD banyak ilmu yang saya serap. Bapak dan Ibu dosen sangat mumpuni dan profesional. Lingkungan kampus UAD sangat agamis. Tugas-tugas yang diberikan sangat menempa kemampuan diri sehingga dapat menjadi mahasiswa pascasarjana yang tangguh. Dosen UAD sangat baik dan ramah. Ke depan kampus UAD perlu memperluas area parkir yang bisa menampung kendaraan yang lebih banyak. Perlu adanya kantin yang buka sampai malam hari untuk melayani mahasisawa pasca terutama yang kuliah sampai malam hari. Semoga segera terealisasi program S3 psikologi sehingga S2 Psikologi UAD bisa lanjut ke S3 Psikologi”. Semoga apa yang menjadi harapan dari para calon wisudawan/ wisudawati tersebut menjadi doa bagi almamater mereka, agar terus jaya. (HSN-1)