18/10/2014
by Admin
0 comments

Magister Pendidikan Fisika UNJ Kunjungi UAD

Rabu (15/10/2014) Magister Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan dari Magister Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Menurut Dr. Made Astra (Kaprodi Magister Pendidikan Fisika UNJ), kegiatan yang diberi nama Kunjungan Kerja Lapangan (KKL) merupakan program rutin yang diselenggarakan oleh UNJ pada tiap tahunnya, bertujuan untuk peningkatan kualitas lulusan Magister Pendidikan Fisika UNJ serta memperluas jalinan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta. “Dosen-dosen di UNJ banyak yang berasal dari lulusan PTN ternama baik dalam maupun Luar Negeri, namun kami kurang dosen yang berlatar belakang  pendidikan fisika. Kalau fisika murni banyak. Untuk itu kami ke Magister Pendidikan Fisika UAD untuk sharing, bekerjasama, serta melihat hasil-hasil karya/tesis mahasiswa Magister Pendidikan Fisika UAD,” demikian disampaikannya pada sambutan.

Sementara itu, Prof. Dr. Achmad Mursyidi, M.Sc., Apt. selaku Direktur Pascasarjana UAD menyampaikan rasa bangga dan senangnya menerima kunjungan dari salah satu PTN ternama. Mudah-mudahan dapat dilanjutkan dengan kerjasama yang saling menguntungkan, bermanfaat bagi institusi, bagi mahasiswa dapat menambah ilmu pengetahuan yang tidak diperoleh di kampus, memperoleh inspirasi dan motivasi dalam penulisan tesis, dan lain-lain. “Saya yakin masing-masng memiliki keunggulan dan kekurangan, dengan kerjasama yang baik, maka keunggulan dapat  saling dibagi, kekurangan dapat saling dibantu untuk penyelesaiannya,”ungkap Prof. Mursyidi saat menyampaikan sambutan.

Ditempat terpisah, Dr. Moh. Toifur, M.Si., Kaprodi Magister Pendidikan Fisika UAD menyampaikan bahwa UAD terus berupaya mengembangkan kompetensi mahasiswa agar memahami konsep pembelajaran Fisika secara benar, sebagai tuntutan perkembangan jaman. “Kita manfaat teknologi informasi dengan sebaik-baiknya untuk mempermudah dalam pembelajaran. Sehingga Fisika menjadi ilmu yang menarik, tidak membosankan, tidak menakutkan.  Dengan pembelajaran Fisika berbasis TI akan mudah dicerna oleh siswa, selain menarik, juga efektif dan efisien,” terang Dr. Toifur. Lebih lanjut Dr. Toifur menambahkan bahwa efektif karena waktu tidak banyak terbuang harus bolak-balik ke kelas dan ke lab, efisien karena tidak mengeluarkan banyak biaya untuk bahan, alat, dan lain-lain. Modul pembelajaran dengan muatan lokal yang komunikatif dan sesuai tuntutan jaman sudah kami sediakan.

Dalam kunjungan tersebut, selain dialog juga dilaksanakan kuliah bersama, penandatangan MoU, serta kunjungan ke perpustakaan dan fasilitas pendukung perkuliahan. Kuliah bersama disampaikan oleh Dr. Ir. Vina Sarevina, M.Si. (UNJ) yang menyampaikan materi “penyegaran Menuju Tesis yang Lebih Berkualitas” dan Drs. Ishafit, M.Si. (UAD) yang menyampaikan “Data Logging Eksperimen Fisika Berbasis IT.” (dan’s)

02/10/2014
by Admin
0 comments

Perubahan Jadwal Kunjungan dan Seminar Internasional di Thailand

Program Pascasarjana UAD Menyelenggarakan Student Mobility 2015

Agenda: seminar, school visit & tourism di Thailand

Tema Seminar: Education, sciences, and humanities.

Pendaftaran sebelum 31 Desember 2014

Syarat Peserta:

  • Menyerahkan artikel ilmiah (dalam Bahasa Inggris) yang belum dipublikasikan: style APA, 4-6 halaman, kertas ukuran A4, 1 spasi, font 12. Artikel dikirim ke email: dwisulisworo@yahoo.co.id selamat-lambatnya pada 30 Desember 2014.
  • Peserta maksimum 30 mahasiswa. Jika pendaftar melebihi kuota, akan dilakukan seleksi.
  • Bersedia membayar biaya kontribusi Rp. 6.000.000,00 (sudah termasuk tiket, makan, penginapan).

Time Schedule

Pendaftaran:

  • Pendaftaran s.d. 30 Desember 2014 dengan memasukkan nama lengkap sesuai KTP atau paspor, Tempat Tanggal Lahir, serta membayar biaya awal Rp 2.000.000,00 (dua juta rupiah).
  • Mengumpulkan fotokopi paspor maksimal 30 Desember 2014.
  • Pembayaran tahap 2 sejumlah Rp 3.000.000,00 (tiga juta rupiah) pada 10 Januari 2015 .
  • Pelunasan sejumlah Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah) pada 30 Januari 2015.

Pelaksanaan:

Bulan Maret 2015 (info menyusul, menunggu kepastian jadwal dari tuan rumah).

Tempat kegiatan: Fatoni University

Keuntungan:

  • Memperoleh sertifikat  sebagai peserta Program Internasional.
  • Peningkatan komunikasi dan wawasan internasional.
  • Menambah jaringan internasional.

Kontak pendaftaran hubungi:

  • Kampus I : Staf Prodi S2-MP: Risty (HP. 085228441187)
  • Kampus II: Staf Prodi S2-PBI: Suryono Hadi (081804132126), Hani (HP. 08122784451).
  • Kampus III: Kantor Pasca: Danang S (HP. 0813 2887 3893, 0878 3827 1960)

23/09/2014
by Admin
0 comments

Pemberitahuan tentang Wisuda UAD 13 Desember 2014

Menindaklanjuti surat Kepala BAA UAD nomor: B1/66/D.7/IX/2014 tertanggal 15 Zulkaidah 1435 H/10 September 2014 perihal pemberitahuan Wisuda 13 Desember 2014, kami sampaikan bahwa:

Yudisium Kelulusan

Yudisium kelulusan di Pascasarjana akan dilaksanakan pada:

  • Selasa, 30 September 2014. Pendaftaran dan kelengkapan berkas terakhir di prodi pada Sabtu, 27 September 2014.
  • Sabtu, 01 November 2014. Pendaftaran dan kelengkapan berkas terakhir di prodi pada Kamis, 30 Oktober 2014 (RALAT pada 25/9/2014).

Pelepasan Wisuda

Program Pascasarjana akan menyelenggarakan Acara Pelepasan Wisuda Pascasarjana pada Jum’at, 12 Desember 2014 di Gedung  PWM DIY mulai pukul 15.30 s.d. 17.30 WIB (setelah Latihan Wisuda di JEC). Pada acara pelepasan, calon wisudawan berhak didampingi 2 orang anggota keluarga.

Pendaftaran beserta persyaratan wisuda dapat ditanyakan di staf masing-masing program studi.

Berikut Surat Pemberitahuan Wisuda UAD 13 Desember 2014Surat Pemberitahuan Wisuda 13 Desember 2014

18/09/2014
by Admin
0 comments

Tiga Mahasiswa Asing Asal Filipina Selesaikan S2 Manajemen Pendidikan UAD

Sebanyak tiga mahasiswa asing Program Pascasarjana Prodi Magister (S2) Manajemen Pendidikan yang berasal dari Filipina dinyatakan lulus dan berhasil meraih predikat sangat memuaskan, dengan masa studi masing-masing 1 tahun 5 bulan. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Jehanie May A. Macaswang, Norcaisa G. Mudsol, dan Saada Banadara Omar.

Jehanie berhasil mempertahankan tesis di depan dewan penguji dengan judul “Access and Use of Information and Communication Technology (ICT) in School Management in Mindanao State University Main Campus (MSU MC)”. Norcaisa dengan judul tesis ” The Alternative Learning System: Literacy and Numeracy Services to Learners of All Ages in Purok Maguindanaon, Malapatan, Philippines”. Sedangkan Saada berhasil mempertahankan tesisnya dengan judul “Classroom Management: Teaching and Students’ Learning in Kutawatu Darussalam College, INC, Cotabato City, Philippines”.

Ketiga Mahasiswa Asing tersebut merupakan mahasiswa hasil kerjasama Universitas Ahmad Dahlan dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta KBRI di Filipina. Satu mahasiswa masih studi di s(dans)

18/09/2014
by Admin
0 comments

Dampak Budaya Sekolah terhadap Mutu Sekolah

Prof. Dr. Wuradji M.S. dosen Magister (S2) Manajemen Pendidikan UAD menyampaikan bahwa  organisasi dibangun oleh tiga pilar utama yaitu figur, kultur dan struktur. Ketiganya saling melengkapi, merupakan satu kesatuan yang saling berhubungan. Dalam organisasi tidak hanya dibutuhkan figur yang kuat, tegas, cerdas, jujur, adil serta sifat-sifat lainnya, akan tetapi diperlukan  juga kultur atau budaya organisasi yang baik. Kultur merupakan roh yang akan menjiwai organisasi. Di dalam kultur/budaya sekolah juga ada beberapa komponen yaitu philosophy, rules, feeling. Kedua pilar tersebut akan baik jika adanya struktur organisai yang baik pula.

Terkait hubungan kultur dengan mutu sekolah, Prof. Wuradji menyampaikan bahwa dampak kultur/budaya sekolah terhadap mutu diantaranya meningkatkan motivasi kerja, meningkatkan sika dan komitmen terhadap pekerjaan, mengarah ke kepemimpinan demokratis, mempengaruhi proses pengambilan keputusan, dan mempengaruhi cara komunikasi, yaitu komunikasi 2 arah; komunikasi interaksional.

Hal tersebut disampaikan dalam Kuliah Perdana bagi Mahasiswa Baru Program Pascasarjana (S2) Manajemen Pendidikan pada hari Senin (1/9/14) yang bertema “Pengembangan Kultur Sekolah” . Acara ini dihadiri oleh Direktur dan Wakil Direktur Program Pascasarjana UAD, dosen S2 MP, Mahasiswa dari semester 1 (baru) sampai semester 4.

Kegiatan ini diawali pembacaan Al Qur’an oleh Jefferson Issac Djagoh mahasiswa dari Filipina. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Kaprodi PPs MP UAD Prof. Suyata, M.Sc., Ph.D dan  sambutan Prof. Dr. Achmad Mursyidi Direktur PPs UAD. Dilanjutkan dengan perkenalan dosen-dosen pengajar PPs MP dipandu oleh Dra. Trikinasih Handayani, M.Si. (Doc)

08/09/2014
by Admin
0 comments

Prof. Dr. Ing. Mitra Djamal: Menuju Masyarakat Muslim yang Paripurna

studiumgeneralepasca (2)

Jika kita menjadikan Al Qur’an sebagai pegangan hidup maka seharusnya kita bisa memahaminya untuk bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita ibaratkan Alqur’an itu adalah kendaraan yang super canggih, kita memilikinya tetapi kita hanya memilikinya saja tetapi tidak bisa menggunakannya jika kita tidak memahami. Sangat sayang sekali jika kita memiliki kendaraan yang super canggih tetapi tidak bisa menggunakannya, akan menjadi tidak bermanfaat. Sama halnya kita sebagai umat Islam, sayang jika tidak memahami Al-Qur’an. Bisa jadi sia-sia hidup kita, buang-buang waktu dan tidak bermanfaat. Padahal, agama Islam diturunkan ke bumi oleh Allah untuk dapat menjadi rahmatan lil ‘aalamiin, rahmat bagi seluruh alam semesta.

Kondisi masyarakat dunia sebelum Rosulullah SAW, setelah Nabi Isa adalah masa kegelapan, masyarakat menyembah berhala dan dalam kondisi primitif. Ketika Beliau menjadi Rosul dan memerintahkan untuk menyembah Allah banyak orang yang tidak percaya, bahkan ditentang oleh keluarga Rosulullah sendiri. Namun, kegigihan Rosulullah dilandasi oleh keyakinannya yang sangat kuat akan pertolongan Allah, maka dalam masa 23 tahun, Rosulullah mampu mengubah bangsa Arab dari bangsa yang tidak beradab  menjadi masyarakat yang beragama, bangsa yang paling jelek menjadi bangsa yang baik. Rosulullah bisa menaklukkan Mekkah, dan menanamkan akidah bagi bangsa Mekkah. Rasulullah pun mendapat gelar Al-Amin bukan hanya dari sahabat saja tetapi dari lawan juga.

Ketika masa kejatuhan masyarakat Islam, bangsa Barat mengambil ilmu-ilmu dari ilmuwan-ilmuwan Islam tetapi mereka meninggalkan akidah Islam. Melihat dunia saat ini, negara-negara maju seperti Korea, Jepang, Amerika disana sangat bebas sekali orang melakukan hal-hal yang sangat dilarang oleh agama: perzinaan, perjudian, minuman keras. Banyak orang di Negara maju yang tidak tahu kemana arah hidupnya. Agama hanya menjadi simbol ketika lahir, ketika menikah dan ketika mati. Bahkan di bangsa-bangsa maju pernikahan sesama jenis dilindungi dengan undang-undang. Di Negara-negara Islam pada masa sekarang pun tak kalah mengerikan, perilakunya jauh dari tuntunan Islam, jauh dari apa yang diajarkan Al-Qur’an. Perang saudara dimana-mana dan perebutan kekuasaan. Tiap hari televisi hanya dihiasi oleh berita-berita tentang perang, pertumpahan darah, penderitaan, dan kematian akibat perang.

Kenapa masyarakat Islam mengalami kemunduran?

Apakah orang Islam menjadikan Al-qur’an sebagai pegangan hidupnya? Kita menghabiskan waktu yang panjang untuk bisa mendapatkan gelar sarjana, magister, doktor, dll. Bandingkan dengan berapa lama kita menggunakan waktu untuk mendapatkan tiket ke surga? Perhari kita menuntut ilmu dunia menghabiskan waktu 7 jam, untuk menjalankan agama 1 jam, jikalau di logika apakah benar untuk menjadi sarjana waktu 7 jam, untuk menjadi ahli surga hanya butuh waktu 1 jam?

Kita sebagai ilmuwan apakah sudah benar menggunakan waktu untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat? Apakah kita sudah menyediakan waktu yang cukup untuk mempelajari Al Qur’an dan Al Hadits? Apakah kita sudah memahami apa yang diperintahkan Al Qur’an?

Pertanyaan-pertanyaan itu yang mesti kita jawab. Jikalau jawabannya belum, maka itulah jawabannya, kenapa umat Islam mengalami kemunduran. Karena sikap, perilaku, dan tindakan kita belum sesuai dengan nila-nilai qur’ani. Menuju muslim yang paripurna itu kaffah (menyeluruh), menjadi muslim yang terbaik sampai kita meninggal. Kalau hari ini kualitas kita sama dengan hari kemarin artinya kita mundur.

Demikian point-point penting materi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ing. Mitra Djamal Dosen ITB dalam Studium Generale Program Pascasarjana UAD yang diikuti oleh 250 peserta terdiri dari 150 lebih mahasiswa baru dan 100 mahasiswa semester 2 Pascasarjana UAD pada Jumat (5/9/2014) di Auditorium Kampus II Jln. Pramuka 42 Yogyakarta. (Dans)

04/09/2014
by Admin
0 comments

Pelepasan Wisuda Pascasarjana UAD Periode Agustus 2014

bersama-web Wisudawan Pascasarjana UAD foto bersama dengan Pimpinan UAD dan Pengelola Pascasarjana.(foto:danang)

Duduk depan dari kiri: Dr. Siti Urbayatun (Kaprodi MAPRO), Dr. Laela Hayu (Kaprodi S2 Farmasi), Dr. R.A. Noer Doddy Irmawati (Kaprodi S2-PBI), Prof. Sarbiran, Ph.D. (WR IV), Dr. Muchlas (WR I), Dr. Kasiyarno (Rektor), Prof. Dr. A. Mursyidi (Direktur), Dr. Abdul Fadlil (WR III), Dr. Dwi Sulisworo (Wadir), Prof. Suyata, Ph.D. (Kaprodi S2 MP), dan Drs. Mujidin, M.Si. (Kaprodi Psiko-Sains).

Jumat (15/8/2014) bertempat di Auditorium Kampus III UAD diselenggarakan Pelepasan Wisuda bagi Calon Wisudawan-Wisudawati Pascasarjana UAD. Acara dihadiri oleh para calon wiudawan, Rektor dan Wakil Rektor, Direktur dan Wakil Direktur, serta Kaprodi beserta seluruh staf dilingkungan Pascasarjana UAD.

Pelepasan dilaksanakan dengan suasana rileks. Diawali dengan hiburan oleh alumni FKM UAD Nur Jannah dan Audy mahasiswa UAD peraih Juara III Lomba Nyanyi Dangdut pada Peksimida 2014. Lagu-lagu religius maupun pop modern dibawakan dengan sangat apik oleh keduanya. Tak kalah merdunya, spontanitas dari lulusan Magister PBI yang turut menghangatkan suasana.

Acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kholid Yusuf mewakili  para calon wisudawan. Sambutan yang berisi kesan dan pesan dibawakan dengan sangat menarik, ringan namun memiliki makna yang dalam. Kholid bercerita tentang berbagai pengalaman dalam menempuh perkuliahan Magister Pendidikan Fisika. “Awalnya kami ragu untuk kuliah S2. Setelah kuliah, keraguan pun masih menghinggapi kami dengan beberapa kali harus remidi. Bahkan, ada teman kami yang sangat sering harus remidi. Remidi dan remidiii… sehingga kami juluki “Juragan Remidi”. Yang disambut dengan gelak tawa hadirin. “Tidak terbayangkan sebelumnya jika kami akan dapat menyelesaikan studi ini. Seperti mimpi, mission impossible,” lanjutnya. “Berkat kesabaran dari Bapak dan Ibu Dosen , alhamdulillah…kami para mahasiswa yang tak lagi muda ini dan jauh-jauh dari Wonosobo ke Jogja, makin bersemangat untuk dapat menuntaskan pendidikan S2 di UAD. Terima kasih UAD, semoga makin berkembang pesat dan berjaya”, demikian dia tutup sambutan dengan mimik muka yang ceria menyiratkan kebahagiaan.

Rektor UAD, Dr. Kasiyarno, M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia dan bangganya atas kelulusan para mahasiswa dari program studi Magister Pendidikan Fisika, Magister PBI, Magister MP, Magister Farmasi, Magister Psikologi Profesi dan Magister Psikologi Sains. Rektor berharap agar para lulusan dapat berkiprah lebih luas, lebih tinggi, dan memiliki peran penting baik di lingkup sekolah maupun lingkup pendidikan secara luas. “Lulusan UAD harus pede, harus memberikan banyak manfaat, harus mencintai dan mau membantu almamater. Kalau ada yang baik, kabarkan ke masyarakat luas. Kalau ada yang kurang, tolong sampaikan kepada kami sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kedepan.

Sementara itu, sambutan terakhir dilanjutkan dengan doa penutup  disampaikan oleh Direktur Pascasarjana UAD, Prof. Dr. Achmad Mursyidi, M.Sc., Apt. Dalam sambutannya Direktur menyampaikan pesan bahwa manusia diturunkan oleh Allah SWT dimuka bumi ini sebagai khalifah. Jangan sia-siakan waktu, manfaatkan sebaik mungkin ilmu yang didapat untuk kebaikan, untuk beribadah. Anda harus mampu menjadi rahmatan lil ‘alamin, rahmat bagi alam semesta. “Yang mampu untuk studi lanjut ke jenjang doktoral/S3, maka lanjutkan. Kalau perlu rekomendasi dari saya, akan saya beri rekomendasi,” demikian pesannya.

Selamat dan sukses. (Dans)

23/08/2014
by Admin
0 comments

Surat Edaran Direktur PPs UAD tentang Kurikulum Baru dan Pengisian KRS Online

SURAT EDARAN

Nomor: PPS/516/D.0/VIII/2014

Tentang

Kurikulum Baru dan Pengisian KRS Online bagi Mahasiswa Baru Pascasarjana Angkatan 2014/2015

 Assalamu’alikum w. w.

Kami sampaikan bahwa sesuai dengan Permendikbud nomor: 049 Tahun 2014 Pasal 17 Butir (2) yang berbunyi: “Untuk memenuhi capaian pembelajaran lulusan program sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5, mahasiswa wajib menempuh beban belajar paling sedikit:…….. Point e. 36 sks untuk program profesi. Point  f. 72 sks untuk program magiter, magister terapan, dan spesialis satu.”

Berkaitan dengan hal tersebut, maka kurikulum di masing-masing program studi di lingkungan Program Pascasarjana UAD akan disesuaikan dengan ketentuan. Kurikulum Baru berlaku bagi Mahasiswa Baru Universitas Ahmad Dahlan Angkatan 2014/2015.

Terkait dengan pengisian KRS online, untuk sementara menggunakan Kurikulum Lama. Perbaikan KRS dapat dilakukan setelah penyusunan Kurikulum Baru dimasing-masing program studi selesai. Informasi tentang waktu Perbaikan KRS akan kami sampaikan melalui staf masing-masing program studi.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.

 Wassalamu’alaikum w.w.

Yogyakarta, 22 Agustus 2014

Direktur

 

Prof. Dr. Achmad Mursyidi, M.Sc., Apt.

NIY. 60090571

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi  dapat di download disini: permendikbud_tahun2014_nomor049

 

07/07/2014
by Admin
0 comments

Hasil Ujian Masuk Magister (S2) Farmasi UAD Semester Gasal 2014/2015 Tahap I

Assalamu’alaykum w. w.

Berikut kami sampaikan hasil ujian masuk Program Studi Magister (S2) Farmasi Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan pada Semester Gasal Tahun Akademik 2014/2015 untuk Gelombang/Tahap I.

Informasi selengkapnya dapat dilihat pada:

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI PMB MAGISTER (S2) FARMASI PASCASARJANA UAD TAHAP I

Selamat atas prestasi yang diraih, semoga sukses dalam menempuh studi.

Wassalamu”alaykum w.w .

04/07/2014
by Admin
0 comments

Buku Pedoman Akademik Pascasarjana UAD

Assalamu’alaykum w. w.

Memenuhi beberapa permintaan dari para mahasiswa Pascasarjana UAD, pengelola Pascasarjana, serta stakeholder, berikut kami sampaikan Buku Pedoman Akademik Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan Tahun Akdemik 2013-2014 versi cetak untuk dijadikan acuan.

Buku Pedoman dapat di download dengan klik link dibawah ini.

Pedoman Akademik Pascasarjana 2013-2014

Atas perhatiannya, kamisampaikan terima kasih.

Wassalamu’alykum w. w.

03/07/2014
by Admin
0 comments

BAN-PT Melakukan Visitasi Akreditasi Magister Manajemen Pendidikan

Foto Bersama: Pimpinan UAD beserta Asesor BAN -PT, Prof. Dr. Mahyuddin Barni, M.Ag. dan Prof. Dr. Rusdinal, M.Pd.  (foto:danang)

Foto Bersama: Pimpinan UAD beserta Asesor BAN -PT, Prof. Dr. Mahyuddin Barni, M.Ag. dan Prof. Dr. Rusdinal, M.Pd. (foto:danang)

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Sabtu-Minggu (28-29/06/2014) melakukan visitasi akreditasi (asesmen lapangan) untuk Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan. Asesmen lapangan dari BAN-PT dilakukan oleh Prof. Dr. Mahyuddin Barni, M.Ag. dan Prof. Dr. Rusdinal, M.Pd.

Acara diawali dengan sambutan oleh Rektor UAD, Dr. Kasiyarno, M.Hum. Dalam sambutannya Rektor menyampaikan visi, misi, tujuan dan target Universitas. Serta berbagai perkembangan UAD baik dari sumber daya manusia, sarana prasarana, kerjasama internasional, dan lain-lain. Rektor mengakui bahwa kedepan tantangan bagi perguruan tinggi semakin besar, sehingga dituntut untuk untuk senantiasa tanggap terhadap berbagai tantangan tersebut. Terkait itu, UAD terus berbenah meningkatkan kualitas dosen dan kualitas lulusan, dengan menambah berbagai fasilitas penunjang. Pembangunan Kampus IV UAD yang saat ini sedang berlangsung, diharapkan pada masa mendatang akan dapat menjadi salah satu icon Yogyakarta.

Sambutan dari BAN-PT oleh Prof. Rudinal yang menyampaikan bahwa tujuan dari asesmen lapangan adalah untuk memperoleh informasi butir-butir borang yang sesuai maupun tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan. Asesmen dilakukan pada pengelola program studi untuk Borang IIIA serta Borang Standar IIIB untuk program pascasarjana.

Kaprodi Magister MP, Prof. Suyata, Ph.D. menyampaikan harapan semoga dapat memperoleh nilai Akreditasi B sebagaimana harapan dari banyak pihak. “Terima kasih atas kerjasama dan bantuan dari semua pihak, pimpinan universitas, pimpinan pascasarjana, BPM, para dosen MP, para mahasiswa, para alumni, serta seluruh stakeholder, dan khususnya para asesor yang sangat baik,”demikian ungkapnya.
Semoga terkabul ya Prof….aamiin ya robbal ‘alamiin. (danang s)

02/07/2014
by Admin
0 comments

Nuklir Mempunyai Banyak Manfaat bagi Masyarakat

Dr. Moh. Toifur, M.Si. Ketua Program Studi Magister Pendidikan Fisika UAD

Dr. Moh. Toifur, M.Si. Ketua Program Studi Magister Pendidikan Fisika UAD

Nuklir ternyata mempunyai manfaat yang bermasyarakat”, begitulah ungkapan dari Dr. Moh. Toifur M.Si. dalam sebuah komentarnya pada penjelasan melalu presentasi yang diisi oleh salah satu staff BATAN, acara tersebut merupakan kunjungan ilmiah yang diselelenggarakan oleh Program Pascasarjana Pendidikan Fisika UAD (13/6/14) di Badan Teknologi Nuklir Nasional (BATAN). Dalam beberapa isi presentasi yang dijelaskan, memaparkan bahwa sejak tahun 1980 Patir BATAN telah melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan teknik nuklir, diantaranya untuk pemuliaan tanaman pangan semisal padi, kedelai, kacang hijau, atau gandum; kemudian tanaman hortikultura, seperti bawang, pisang, krisan, dan anggrek; serta tanaman industri, seperti kapas, jarak pagar, dan sorgum manis. Hasilnya 10 persen varietas tanaman unggul nasional dapat terpenuhi. Teknik yang digunakan adalah mutasi radiasi sehingga diperoleh varietas baru yang unggul, sebagai contoh untuk padi 1 tahun bisa panen 3 – 4 kali.
Informasi seperti tersebut masyarakat (termasuk guru) belum sepenuhnya memahami sehingga tidak dapat merespon terhadap berita yang sampai kepada masyarakat. Nuklir sudah merupakan isu dunia baik dari mudhorotnya maupun manfaatnya. Masyarakat terkesan pobhia dengan nuklir sehingga apa saja yang mengandung kata nuklir ditolak. Memang tidak dipungkiri, kita masih ingat terjadinya bencana Chernobyl tanggal 26 April 1986 dimana reaktor nomor 4 di daerah tersebut milik Unisoviet meledak sehingga terjadi kebakaran dan radioaktif menyebar. Ribuan penduduk harus diungsikan. Demikian pula betapa tahun lalu Amerika Serikat dan negara-negara Barat lain mencurigai Iran mengembangkan senjata nuklir di balik kedok program tenaga nuklirnya untuk kepentingan damai, dan mengupayakan sanksi-sanksi baru setelah Iran melakukan pengayaan 20 persen atas uraniumnya. Sementara itu di Indonesia sendiri tanggal 3 desember 2009, Menteri Negara Riset dan Teknologi waktu itu (Suharna Surapranata) menegaskan, bahwa kebijakan tentang rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) tidak akan dihentikan dan tetap dilanjutkan. Indonesia merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Muria I yang berlokasi 7 Km dari blok Tanjung Jati B di Jateng pada tahun 2010, dimana tendernya dilakukan pada 2008. Diharapkan pada 2015-2016 PLTN Muria ini sudah bisa beroperasi dengan kapasitas 1.000 Mwat Elektic dengan investasi US$ 1.500-1.800 per KWh.
Batan sebagai institusi yang didirikan untuk melakukan penelitian tentang nuklir, memanfaatkannya akan sangat baik jika memberikan informasi mengenai nuklir tersebut kepada mahasiswa (mayoritas guru) sehingga nentinya dapat menjelaskan mengenai nuklir kepada siswa secara proporsional. Karena dalam kurikulum SMA kelas XII terdapat materi radioaktivitas dengan standar kompetensi kemampuan siswa untuk menunjukkan penerapan konsep fisika inti dan radioaktivitas dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi. (Disampaikan via email oleh Thoha kepada Danang Sukantar)