Mahasiswa PPs UAD Belajar “Pembelajaran Abad 21” di Malaysia

| 0 comments

Dr. Suyatno didampingi Dr. Muh. Toifur sedang menerima cinderamata dari Dr. Verhana UTM

Malaysia (15/3/2017) Sebanyak 19 mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (PPs UAD) dari program studi Magister Pendidikan Fisika dan Magister Manajemen Pendidikan mengikuti program short course (kursus singkat) tentang Pembelajaran Abad 21 di Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Kunjungan dilaksanakan selama 6 hari, yaitu mulai tanggal 11 sampai dengan 17 Maret 2017. Selain kegiatan short course di UTM, mereka juga diajak untuk kunjungan di perpustakaan, lab riset, serta kunjungan juga di sekolah dasar yang telah menerapkan pembelajaran Abad 21 yaitu pembelajaran yang menekankan pada pemanfaatan IT.

“Model pembelajaran abad 21 sangat berbeda dengan pembelajaran konvensional, baik dari sisi metode maupun sarana dan prasarana yang digunakan. Model pembelajaran abad ini sangat menekankan pada pemanfaatan IT,” kata Dr. Verhana dosen Fakultas Pendidikan Universitas Teknologi Malaysia (UTM). “Pola ini juga dapat diterapkan di sekolah menengah, baik pertama maupun lanjutan,” lanjutnya.

Rahmad Bala mahasiswa Magister MP salah satu peserta kunjungan menyampaikan bahwa bagi mahasiswa materi ini sangat penting sehingga dapat menjadi topik sebagai bahan tesis, maupun penelitian lainnya. Dan bagi yang sudah bekerja sebagai pendidik, mereka dapat mengawali penerapan model pembelajaran tersebut di sekolah.

Mahasiswa UAD didampingi oleh dua dosen, yaitu Dr. Moh. Toifur dan Dr. Suyatno yang keduanya merupakan kaprodi dari program Magister Pendidikan Fisika dan Magister Manajemen Pendidikan. Selain diterima oleh Verhana, mahasiswa UAD juga diterima oleh dekan UTM Dr. Mohammad Syukri bin Saud dan Kaprodi Pendidikan Fisika Dr. Noraffandi bin Yahaya.

Dr. Toifur mengungkapkan bahwa mahasiswa PPs UAD yang mengikuti program kunjungan ilmiah ke luar negeri kali ini tingkat percaya dirinya meningkat, wawasannya semakin luas, dan memiliki minat untuk berkunjung ke luar negeri pada program-program lainnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Dr. Suyatno yang menambahkan bahwa setelah kunjungan kali ini akan ada kerjasama penelitian baik dosen dengan dosen, maupun mahasiswa dengan dosen. Dan yang juga menggembirakan, dosen UTM bersedia menjadi salah satu pembimbing penelitian mahasiswa maupun tesis. (dans)

 

Leave a Reply

Required fields are marked *.